– Berada di pengungsian belasan hari, korban banjir dan longsor Sumatera membutuhkan banyak bantuan. Meski bantuan sudah mengalir ke beberapa posko pengungsian, ada beberapa hal yang masih dibutuhkan pengungsi.Seperti posko bantuan di 27 kecamatan Aceh Utara. Bupati Aceh Utara Ismail A Jalil menyebut, untuk pangan masih ada yang dibutuhkan seperti minyak goreng dan ikan kemasan.Selain itu, kebutuhan mendesak bagi para pengungsi saat ini meliputi kelambu, terpal untuk hunian sementara, pakaian, obat-obatan, susu, pembalut, dan celana dalam."Karena mereka hanya baju di badan saat melarikan diri dari banjir," ujar pria yang akrab disapa Ayahwa, Selasa .Baca juga: Polres Aceh Tamiang Pastikan Mayat dalam Mobil Terendam Banjir HoaksHal serupa disampaikan relawan di Kabupaten Aceh Tamiang, Budi Azhari. Ia mengungkapkan, kebutuhan mendesak saat ini antara lain makanan pokok, obat-obatan, tenda, dan kelambu untuk mencegah serangan nyamuk.“Jangan sampai selamat dari banjir, tidak selamat dari malaria. Saya ajak masyarakat Indonesia lainnya membantu korban bencana,” ujar relawan Budi Azhari.Ia menekankan kelambu sangat dibutuhkan karena meningkatnya populasi nyamuk aedes aegypti pasca-banjir.Baca juga: Kengerian di Puskesmas Koto Alam: Orang Berlumpur Berdatangan, Mayat Pun JuaBegitupun di posko pengungsian Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah. Para pengungsi mengeluhkan minimnya makanan khusus balita.Seperti yang disampaikan Juliandika, salah satu pengungsi. Pasokan bubur bayi instan yang seharusnya menjadi makanan pendamping utama belum tersedia di posko.“Cuma itu yang kurang. Belum ada sama sekali sampai sekarang,” ujar Juliandika.Selain makanan bayi, pengungsi juga kesulitan mendapat air bersih. Keterbatasan air bersih membuat aktivitas dasar menjadi sulit.Monalisa (26), pengungsi lainnya menuturkan, untuk mandi dan buang air besar, warga harus berjalan sekitar satu kilometer menuju SMPN 3 Matauli, lokasi terdekat yang masih memiliki sumber air tidak tercemar.
(prf/ega)
Bantuan Mengalir, Ini Kebutuhan Mendesak Pengungsi Banjir Sumatera
2026-01-14 06:03:51
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-14 06:17
| 2026-01-14 06:10
| 2026-01-14 05:53
| 2026-01-14 05:27










































