Mengaku Mata Elang, 4 Pria di Depok Rampas Motor Lansia di Tengah Jalan

2026-02-01 21:54:48
Mengaku Mata Elang, 4 Pria di Depok Rampas Motor Lansia di Tengah Jalan
DEPOK, - Sebanyak empat orang yang mengaku mata elang atau debt collector menarik paksa sepeda motor pria berinisial S (59) di Jalan Raya Tapos, Cimanggis, Kota Depok.Keempat orang itu adalah RP (32), NK (41), AK (37), dan MT (29)Insiden yang terjadi pada Sabtu itu bermula saat korban tengah mengendarai sepeda motor di lokasi kejadian.“Korban kemudian dipepet oleh dua orang yang (berboncengan) menggunakan satu unit motor yang mengaku dari pihak leasing,” ucap Kapolsek Cimanggis Kompol Jupriono dalam jumpa pers, Selasa .Baca juga: “Saya Mata Elang, Pernah Dikepung Warga Saat Magrib”Setelah dicegat, dua pelaku lainnya ikut menghampiri dan menyebut korban sebagai salah satu debitur di sebuah perusahaan leasing.Korban disebut terlambat bayar cicilan. Padahal, sesuai catatan resmi, ia masih rutin dan tepat waktu hingga November 2025.“Sementara menurut korban, ia tidak merasa ada keterlambatan cicilan atas sepeda motornya,” kata Jupriono.Dikarenakan merasa terpojok, korban menyerahkan motornya kepada pelaku. Setelahnya, korban dan warga setempat sempat berupaya mengejar para pelaku tetapi gagal.Korban pun melapor ke Polsek Cimanggis. Polisi lalu menangkap para pelaku pada Selasa di Gunung Putri, Kabupaten Bogor.Berdasarkan pemeriksaan, motor korban tidak diserahkan ke leasing melainkan dijual ke penadah berinisial RD seharga Rp 3,5 juta termasuk STNK.“Jadi (menjadi mata elang) ini hanya bagian dari modus, seolah-olah yang bersangkutan dari para pelaku itu bertindak bahwa mereka debt collector,” ujar Jupriono.Baca juga: Pengakuan Mata Elang 6 Tahun Kerja: Tarik Motor di Jalan Itu Ulah Oknum“Faktanya dari yang kita telusuri, yang bersangkutan tidak memiliki kuasa tagih dari leasing manapun,” tambah dia.Keempat pelaku diduga sudah melakukan modus serupa sepanjang tahun 2025 dan polisi baru mengidentifikasi lima TKP.Atas peristiwa ini, keempat pelaku dikenakan Pasal 368 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Dalam hitungan tak sampai lima menit, Gemini langsung menyusun kolase dengan komposisi rapi, sentuhan artistik otomatis, dan kualitas gambar yang tetap tajam.Sepengalaman saya, hasil kolase buatan Gemini terlihat lebih “niat” dan profesional dibanding kolase manual. Transisi antar foto terasa halus, penempatan elemen visual seimbang, serta tone warna konsisten dan masih bisa diubah sesuai selera.Hal ini membuat pengguna yang tidak punya kemampuan desain sekalipun tetap bisa menghasilkan Instagram Story yang estetik dan layak dipamerkan.Berikut contoh hasil collage foto konser Raisa yang di-generate langsung dari Gemini 3 Flash Nano Banana:/ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Gemini AI bisa menyulap foto biasa jadi foto sinematik dengan background panggung konser Raisa./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Gemini AI bisa menyulap foto biasa jadi foto sinematik dengan background panggung konser Raisa.9to5google Tampilan Google Gemini 3 Flash. Google rilis Gemini 3 Flash.Menurut saya, hasil kolase yang dibuat Gemini terlihat lebih “niat” dan profesional dibanding kolase manual.Transisi antar foto terasa halus, penempatan elemen visual seimbang, dan tone warna konsisten dan bisa diubah sesuai selera. Ini membuat pengguna yang tidak punya skill desain sekalipun tetap bisa menghasilkan Instagram Story yang estetik.Hasil editan yang rapi ini berkat Gemini 3 Flash yang baru saja dirilis pada pertengahan Desember lalu. Model AI penerus Gemini 2.5 Flash ini disebut memiliki performa nyaris setara Gemini 3 Pro, tetapi dengan kecepatan lebih tinggi dan biaya penggunaan yang lebih murah.Model Gemini berlabel “Flash” dirancang untuk respons cepat. Jadi tak heran, saat men-generate hasil foto collage rekap konser Raisa, pengguna bisa mendapatkan hasilnya dalam hitungan beberapa menit saja. Hasilnya pun tetap rapi.

| 2026-02-01 20:25