Alfeandra Dewangga Dikaitkan ke Bali United, Pelatih Persib Pasang Pagar

2026-02-04 07:39:57
Alfeandra Dewangga Dikaitkan ke Bali United, Pelatih Persib Pasang Pagar
BANDUNG, - Bek serba bisa, Alfeandra Dewangga, dirumorkan akan hengkang dari kubu Maung Bandung mengingat dirinya minim kesempatan dan sulit menembus skuat inti Persib Bandung.Hal ini tentu ironis mengingat Alfeandra Dewangga baru saja menandatangani kontrak selama dua tahun bersama Persib sejak awal musim Super League 2025-2026. Tak akan sulit bagi Dewangga mencari tempat pelabuhan, Bali United dirumorkan siap menampung Dewangga andai sang pemain bisa meninggalkan Persib.Reaksi pelatih Persib Bojan Hodak menanggapi rumor tersebut pun dingin,Dirinya menegaskan tak ada alasan bagi Dewangga harus pergi dari tim karena ia masih membutuhkan pemain multifungsi tersebut. Baca juga: Alasan Hodak Mainkan Alfeandra Dewangga Sebagai Starter di Persib“Itu hanya rumor (ke Bali United). Ada banyak rumor di luar sana, dan Dewangga saat ini sudah mulai bermain. Saya tidak melihat ada alasan kenapa dia harus pergi kemanapun,” kata Hodak./ADIL NURSALAM Mantan personel Timnas Indonesia Alfeandra Dewangga akhirnya ukir debut di Persib Bandung setelah penantian lama. Debut dicatat pada laga AFC Champions League Two (ACL 2) 2025-2026 melawan Selangor FC, Kamis di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Ditemui sebelum isu merebak, Dewangga mengakui jika persaingan di dalam tim Persib begitu ketat dan kompetitif sehingga tak mudah masuk tim reguler Bojan Hodak. Pemain berlabel timnas, anggota skuad senior di piala AFF 2020, menjabat kapten di PSIS Semarang, tak menjanjikan Dewangga jadi pilihan satu. Baca juga: Alasan Bojan Hodak Baru Memberi Alfeandra Dewangga Debut di PersibNamun, mentalitas kuat Dewangga berbicara, ia mulai bersaing di tim dan akhirnya mendapatkan tempat di Persib dengan memainkan debutnya di Super League 2025-2026 pekan ke-14 melawan Madura United.“Ketat banget (persaingan) apalagi kan sebelumnya juga sering main (di PSIS), ini baru setelah beberapa match—mungkin 10 match tambah AFC sih—baru saya dapat kesempatan main juga,” kata Dewangga. Dewangga berharap menit bermainnya terus bertambah seiring performanya juga meningkat, ia berjanji untuk terus maksimal memperlihatkan performa terbaik di lapangan. “Yang pasti harapan, terutama tim kita menang dan untuk saya sendiri juga bisa meraih menit bermain lagi,” harap Dewangga. 


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Dampak kecelakaan tersebut dinilai sangat fatal. Sebanyak 16 penumpang dinyatakan meninggal dunia. Rinciannya, 15 korban tewas di lokasi kejadian, sementara satu korban lainnya meninggal dunia saat menjalani perawatan medis di RSUD dr. Adhyatma MPH (Tugurejo), Kota Semarang.Selain korban meninggal, sebanyak 17 penumpang lainnya mengalami luka-luka. Dari jumlah tersebut, sembilan korban harus menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Adhyatma MPH (Tugurejo), Kota Semarang.Fakta lain yang terungkap dalam penyelidikan awal adalah latar belakang pengemudi bus. Sopir PO Cahaya Trans tersebut diketahui masih tergolong baru mengemudikan rute Bogor–Yogyakarta.Pengemudi baru dua kali melakukan perjalanan pulang-pergi pada rute tersebut dan kini telah diamankan pihak kepolisian untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dalam peristiwa kecelakaan maut di Tol Kota Semarang ini, pengemudi dilaporkan hanya mengalami luka ringan.Baca juga: Kecelakaan Bus di Tol Krapyak Semarang, Polisi Dalami Dugaan Sopir Minim Jam TerbangDok. SAR Semarang Kecelakaan maut terjadi di ruas simpang susun Exit Tol Krapyak Kota Semarang, Jawa Tengah terjadi pada Senin pukul 00.30 WIB dini hari. Salah satu korban selamat adalah kernet bus, Robi Sugianto (51), warga Bumiayu, Kabupaten Brebes.Robi mengalami patah tulang pada kaki kanan serta luka di bagian kepala. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kernet berada di bagian depan bus dan menyadari kendaraan tiba-tiba miring ke kanan sebelum akhirnya terguling dan menghantam pembatas jalan tol.Polda Jawa Tengah memastikan seluruh korban kecelakaan bus PO Cahaya Trans mendapatkan penanganan medis secara maksimal dan profesional.Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan tunggal di Simpang Susun Krapyak tersebut masih dalam proses penyelidikan dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemeriksaan kondisi kendaraan, kontur dan kondisi jalan, hingga faktor pengemudi.Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Penampakan Bus Maut Kecelakaan di Tol Krapyak Semarang Akibatkan 16 Orang Meninggal

| 2026-02-04 06:25