Pendaftaran Program Magang Nasional Batch 2 Dibuka sampai 14 November 2025

2026-02-02 23:21:04
Pendaftaran Program Magang Nasional Batch 2 Dibuka sampai 14 November 2025
JAKARTA, - Pemerintah masih membuka pendaftaran untuk program Pemagangan Nasional Lulusan Perguruan Tinggi atau magang fresh graduate hingga 14 November 2025.Dilansir dari media sosial resmi Sekretariat Kabinet, para lulusan perguruan tinggi bisa langsung mengunjungi laman maganghub.kemnaker.go.id untuk melakukan pendaftaran program Magang Nasional.“Kabar baik buat adek-adek, para fresh graduate yang ingin ikutan Program Magang Nasional. Jangan ketinggalan, pendaftaran masih dibuka hingga 14 November 2025. Untuk info lengkap bisa kunjungi maganghub.kemnaker.go.id,” tulis akun Instragram resmi Sekretariat Kabinet @sekretariat.kabinet pada Selasa .Dalam keterangan foto yang diunggah, pendaftaran calon peserta Magang Nasional dibuka pada 6-14 November 2025.Baca juga: Magang Nasional Batch II Dibuka, Cek Syarat, Cara Daftar, Lokasi Kerja hingga Fasilitas PesertaKemudian, seleksi calon peserta bakal dilakukan pada 14-20 November 2025. Lalu, pengumuman dan penetapan peserta yang lolos program Magang Nasional dilakukan pada 21 November 2025.Sementara itu, pelaksanaan program Magang Nasional bagi peserta batch 2 akan dimulai pada 24 November 2025.Selama mengikuti program, peserta akan menerima uang saku setara Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) tanpa potongan, serta mendapatkan perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.Sebagaimana diberitakan, pemerintah membuka kuota program Magang Nasional batch 2 hingga 80.000 peserta.Jumlah itu meningkat dibandingkan peserta pada tahap pertama sebanyak 20.000 orang.Baca juga: Magang Nasional Batch 2 Dibuka, Cek Jadwal, Syarat dan Cara DaftarnyaProgram ini dilaksanakan di perusahaan, instansi pemerintah, maupun lembaga negara independen yang memenuhi syarat untuk menjadi penyelenggara pemagangan.Diberitakan Kompas.com sebelumnya, hingga 31 Oktober 2025, tercatat 1.942 perusahaan dan instansi telah mendaftar melalui situs Maganghub.Kemudian, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) menetapkan sejumlah persyaratan utama bagi calon peserta program Magang Nasional.Berikut sejumlah syaratnya dilansir dari KompasTV:Baca juga: Pendaftaran Magang Nasional 2025 Batch 2 Dibuka, Ada Ribuan LowonganKemudian, berikut langkah-langkah pendaftaran program Magang Nasional:(Sumber: Wahyu Wachid Anshory/Editor)


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Secara medis, luka dapat dibedakan berdasarkan seberapa dalam jaringan tubuh yang rusak.Luka superfisial adalah jenis luka yang hanya mengenai sebagian lapisan kulit, seperti goresan atau lecet. Luka jenis ini biasanya tidak terlalu dalam dan dapat sembuh dalam waktu cepat.“Luka superfisial itu yang terputus kontinuitasnya hanya sebagian lapisan kulit,” kata dr. Heri.Berbeda dengan luka superfisial, luka dalam biasanya menembus lapisan kulit hingga mengenai jaringan otot, bahkan tulang. Kondisi ini dapat menyebabkan perdarahan dan risiko infeksi yang lebih tinggi.Umumnya, luka dalam memerlukan penanganan medis segera karena proses penyembuhannya lebih kompleks dibanding luka ringan.“Kalau dia luka dalam, itu tembus dari kulit bisa sampai ke otot. Bahkan kalau traumanya berat, bisa sampai ke tulang,” lanjut dr. Heri.Baca juga: SHUTTERSTOCK/NONGASIMO Beda jenis luka, beda penyebab dan cara penyembuhannya. Memahami jenis luka penting agar penanganannya tepat, simak penjelasan dokter.Selain dari kedalamannya, luka juga dapat dikategorikan berdasarkan waktu penyembuhannya menjadi luka akut dan kronis.Menurut dr. Heri, luka akut adalah luka yang sembuh melalui proses alami tubuh dan biasanya pulih dalam waktu beberapa minggu.“Luka juga bisa diklasifikasikan menurut waktu sembuhnya, itu menjadi luka yang akut dan luka yang kronis,” ucap dr. Heri.“Luka yang akut itu adalah luka yang sembuh dengan proses alamiah, yang seharusnya dia bisa sembuh sekitar empat sampai delapan minggu,” tambahnya.Ketika penyembuhan tidak berjalan semestinya, kategori luka bisa berubah menjadi luka kronis, artinya luka yang mengalami proses sembuh lebih lama.“Kalau proses sembuhnya mengalami gangguan, dia akan menjadi suatu luka yang kronis, yang bisa sampai berminggu-minggu, berbulan-bulan, sampai bertahun-tahun,” ujar dr. Heri.Faktor yang bisa menyebabkan luka menjadi kronis antara lain infeksi, kekebalan tubuh, hingga penyakit penyerta seperti diabetes.

| 2026-02-02 22:09