Menperin Optimistis Ekspansi Perusahaan Tekstil Dongkrak Industri TPT

2026-02-02 11:31:01
Menperin Optimistis Ekspansi Perusahaan Tekstil Dongkrak Industri TPT
JAKARTA, - Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mendukung langkah ekspansi yang dilakukan PT Citra Terus Makmur dalam memperkuat struktur dan rantai pasok industri tekstil nasional melalui peresmian perluasan pabrik.Menurut Menperin, ekspansi ini merupakan bukti bahwa pelaku industri tekstil di Tanah Air terus menunjukkan optimisme dan keyakinan terhadap prospek pertumbuhan industri manufaktur Indonesia.“Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada PT Citra Terus Makmur atas langkah ekspansi yang strategis ini. Upaya perluasan yang dilakukan perusahaan tidak hanya menambah kapasitas produksi, tetapi juga memperkuat struktur dan rantai pasok industri tekstil nasional,” ujar dia dalam keterangan tertulis, Rabu .Baca juga: Perkuat Industri, Asosiasi Garmen dan Tekstil Perlu Kolaborasi Lintas SektorSHUTTERSTOCK/AIPCREATIVE Ilustrasi industri tekstil. Ia menambahkan, langkah ekspansi tersebut melibatkan investasi dengan peningkatan kapasitas ini.PT Citra Terus Makmur tidak hanya memperluas pasar domestik, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain penting dalam rantai pasok tekstil global.Agus menilai ekspansi ini menjadi contoh nyata kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha dalam mendorong pertumbuhan sektor tekstil dan produk tekstil (TPT), yang selama ini menjadi salah satu kontributor utama terhadap perekonomian dan penyerapan tenaga kerja nasional."Investasi ini menjadi bukti kuatnya kepercayaan investor terhadap industri TPT nasional. Kami berharap langkah PT Citra Terus Makmur dapat menginspirasi pelaku industri lainnya untuk terus berinovasi dan memperluas kapasitas produksinya,” tambah dia.Baca juga: Menperin Sebut Industri Kayu Alami Kontraksi Paling Parah, Tekstil Tumbuh 0,93 PersenAgus menegaskan bahwa meskipun sektor TPT menghadapi sejumlah tantangan global, kinerja industri ini tetap menunjukkan ketahanan.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Sekali lagi melihatnya sekali mungkin tidak menjadi tantangan, tetapi melihatnya berkali-kali bisa mendistorsi pandangan anak tentang body image mereka sendiri, ujar Graham.Ada beberapa konten yang dibatasi oleh YouTube untuk dikonsumsi pra-remaja dan remaja secara berulang, salah satunya konten dengan topik yang membahas tentang perbandingan ciri fisik seseorang.Kemudian topik yang mengidealkan beberapa tipe fisik, mengidealkan tingkat kebugaran atau berat badan tertentu, serta menampilkan agresi sosial seperti perkelahian tanpa kontak dan intimidasi.Selanjutnya adalah topik yang menggambarkan remaja sebagai sosok yang kejam dan jahat, atau mendorong remaja untuk mengejek orang lain,menggambarkan kenakalan atau perilaku negatif, dan nasihat keuangan yang tidak realistis atau buruk.Inilah mengapa YouTube bekerja sama dengan pemerintah dan para ahli, dalam hal ini Kemenkomdigi RI, psikolog, dan psikiater.Mereka adalah para panutan yang telah benar-benar mendorong kemajuan tentang bagaimana kita bisa meningkatkan informasi seputar kesehatan mental, ucap Graham.Kompas.com / Nabilla Ramadhian Tampilan fitur Teen Mental Health Shelf di YouTube.Berkaitan dengan kolaborasi tersebut, Graham mengumumkan bahwa pihaknya meluncurkan fitur Teen Mental Health Shelf, yang dirancang khusus untuk membantu menjaga kesehatan mental remaja.Baca juga: Ribuan Iklan Rokok Serbu Youtube, Ruang Anak TerancamIni untuk para remaja di Indonesia yang akan menggunakan platform kami untuk mencari topik-topik sensitif seperti depresi, kecemasan, atau perundungan, jelas Graham.

| 2026-02-02 09:58