JAKARTA, - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amean Sulaiman, menyebut anggaran cetak ulang sawah terdampak banjir bandang di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) diperkirakan Rp 300 miliar hingga Rp 400 miliar. “Anggarannya kalau katakanlah 10 ribu (hektar) Rp 300 sampai Rp 400 miliar , kalau 10 ribu (hektar),” kata Amran saat ditemui awak media usai menghadiri Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin . Amran mengungkapkan, luas sawah yang terdampak banjir bandang di Sumatera mencapai 70.000 hektar. Namun, dari puluhan ribu hektar itu yang harus dicetak ulang agar bisa ditanami kembali 11.000 hektar. “Ada 70.000 hektar sawah rusak tapi yang betul-betul harus dibangun kembali itu 11.000,” ujar Amran.Baca juga: Mentan Amran Pastikan Penyaluran Bantuan ke Lhokseumawe Transparan dan Tepat Sasaran Saat ini, Kementerian Pertanian (Kementan) telah mendata sawah-sawah yang harus dicetak ulang. Pengerjaan, menurutnya, bisa dimulai pada Januari 2026. “Kita januari langsung jalan, anggarannya sudah ada,” tutur Amran. Tidak petani padi, pemerintah melalui Kementan juga akan membantu para petani komodtias lain yang terdampak seperti petani kopi dan kakao. “Bibitnya sudah kita siapkan tahun 2026,” kata dia. Baca juga: Bantuan Pangan Ditarik karena Salah Data, Mentan Amran Turun Tangan Diketahui, tiga provinsi di Sumatera yakni, Aceh, Sumbar, dan Sumut dilanda banjir bandang dan tanah longsor. Berdasarkan laporan BNPB jumlah korban meninggal per Sabtu mencapai 1.003 jiwa sementara 218 orang lainnya masih hilang. Bencana besar itu mengakibatkan ribuan rumah, fasilitas umum, infrastruktur, hingga kawasan peetanian dan perkebunan rusak.Baca juga: Rencana Cetak Sawah di Aceh, Mentan: Kita Beri Solusi Permanen
(prf/ega)
Anggaran Cetak Ulang 11.000 Hektar Sawah Terdampak Banjir Sumatera Rp 400 M
2026-01-12 11:50:02
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 11:47
| 2026-01-12 11:34
| 2026-01-12 10:56
| 2026-01-12 10:23
| 2026-01-12 10:18










































