Resmi Diluncurkan, Begini Penampakan Uang Baru Suriah, Tak Ada Lagi Wajah Bashar Al Assad

2026-01-11 04:10:05
Resmi Diluncurkan, Begini Penampakan Uang Baru Suriah, Tak Ada Lagi Wajah Bashar Al Assad
DAMASKUS, - Presiden Suriah, Ahmed Al Sharaa resmi meluncurkan uang nasional baru pada Senin .Acara peluncuran itu turut dihadiri oleh Gubernur Bank Sentral Suriah (CBS), Abdulkader Husrieh.Dikutip dari AFP, Selasa , Al Sharaa mengatakan, peluncuran ini menandai berakhirnya sebuah era dan awal dari babak baru bagi Suriah."Desain mata uang baru ini merupakan ekspresi dari identitas nasional yang baru dan sebuah pergeseran dari pemujaan terhadap individu," ujarnya.Baca juga: Kemenlu Suriah Disorot, Unggah Siluet Peta Negara Tanpa Dataran Tinggi GolanUang kertas tersebut menampilkan buah-buahan dan hasil pertanian, seperti mawar, gandum, zaitun, jeruk, dan simbol pertanian lainnya yang terkenal di Suriah.Gambar-gambar uang kertas baru yang ditampilkan pada layar menunjukkan uang kertas 25 pound dengan gambar buah murbei.Ada juga uang kertas 50 pound dengan gambar jeruk, uang kertas 200 pound dengan gambar zaitun, dan uang kertas 500 pound dengan gambar bulir gandum.Baca juga: Operasi Hawkeye Strike, Jet F-15 dan A-10 AS Hancurkan Markas ISIS di SuriahUang baru ini tak lagi menampilkan wajah mantan presiden Bashar Al Assad dan ayahnya, serta bangunan-bangunan bersejarah Suriah.Uang kertas lama Suriah itu dicetak di Rusia, sekutu Bashar Al Assad.Namun, pihak CBS tidak menyebutkan secara spesifik di mana mata uang baru tersebut akan dicetak.Uang kertas baru yang berkisar dari 10 hingga 500 pound Suriah, akan mulai beredar pada 1 Januari.BAKR ALKASEM Presiden Suriah Ahmed Al Sharaa (kiri) dan kepala bank sentral Suriah Abdul Qadir al-Hasriya (kanan) memegang salah satu uang kertas baru yang telah diperbarui di Istana Konferensi di ibu kota Suriah, Damaskus, pada 29 Desember 2025.Baca juga: Wajah Assad Dihapus, Suriah Resmi Luncurkan Mata Uang BaruIa menegaskan, penghapusan angka nol dari mata uang lama, akan memudahkan transaksi, tetapi tidak secara otomatis memperbaiki perekonomian.Menurutnya, pertumbuhan ekonomi bergantung pada peningkatan produksi, penurunan pengangguran, dan sektor perbankan yang stabil.Al Sharaa menyerukan ketenangan selama masa transisi, meyakinkan warga bahwa uang kertas lama akan ditukar secara bertahap sesuai dengan jadwal yang terstruktur. Uang kertas baru, yang mencerminkan warisan Suriah bertujuan untuk menyederhanakan perdagangan, mengurangi ketergantungan pada dollar AS, dan memulihkan kepercayaan pada pound Suriah.Baca juga: Suriah Akan Ganti Mata Uang per 1 Januari 2026, Hapus 2 Angka Nol


(prf/ega)