2 Dokter Ungkap Hasil Rontgen di Dada dan Perut Prada Lucky di Sidang

2026-02-04 10:20:57
2 Dokter Ungkap Hasil Rontgen di Dada dan Perut Prada Lucky di Sidang
KUPANG, — Sidang lanjutan perkara kematian Prada Lucky Namo kembali digelar di Pengadilan Militer III-15 Kupang, Rabu , dengan agenda pemeriksaan saksi.Dalam sidang yang dipimpin oleh Majelis Hakim Militer Mayor Chk. Subiyanto ini, dua dokter dari RSUD Aeramo Kabupaten Nagekeo, yaitu dr. Gede Rastu Adi Mahartha, Sp.B, dan dr. Kandida Fabiana, memberikan keterangan secara daring terkait hasil pemeriksaan medis terhadap almarhum Prada Lucky Namo.Baca juga: Saksi Prada Arnoldus Seran Dengar Suara Pukulan dari Tempat Prada Lucky Saat Sedang TidurMenurut keterangan dr. Gede Rastu Adi Mahartha, hasil pemeriksaan rontgen dan laboratorium menunjukkan adanya sejumlah temuan medis penting.Dari hasil rontgen di daerah dada dan perut, ditemukan gumpalan darah serta cairan bebas di sekitar limpa.Selain itu, hasil laboratorium juga menunjukkan adanya penurunan kadar hemoglobin, peningkatan jumlah sel darah putih, serta memar pada paru-paru yang disertai gangguan pernapasan akut.“Temuan tersebut menunjukkan adanya trauma pada organ dalam yang cukup berat, yang berdampak pada sistem pernapasan dan sirkulasi darah pasien,” terang dr. Gede Rastu di hadapan majelis hakim.Baca juga: Diminta Oleskan Cabai-Garam ke Luka Prada Lucky, Prada Jemi: Saya Tidak Berani Tolak Perintah SeniorSementara menurut dr. Kandida Fabiana, hasil pemeriksaan fisik terhadap tubuh almarhum ditemukan luka memar di daerah dada, perut, lengan, paha, kaki, hingga pinggang yang diakibatkan oleh trauma benda tumpul.Selain itu, ditemukan pula luka lecet dan gores pada punggung, perut, pinggang kiri, dan dada yang diduga akibat trauma benda tajam.Menurutnya, kombinasi luka memar dan luka lecet pada tubuh korban menunjukkan adanya benturan berulang dan kekerasan fisik dengan intensitas tinggi.Baca juga: Ayah Prada Lucky Bantah Langgar Disiplin: Saya Tentara, Saya Tahu Aturan!Sidang yang turut dihadiri Oditur Militer Letkol Chk. Yusdiharto dan Letkol Chk. Alex Panjaitan itu berlangsung dengan penuh perhatian dari publik, mengingat kedua saksi dokter dianggap memiliki peran penting untuk mengungkap penyebab medis kematian Prada Lucky Namo.Perkara dengan nomor 42-K/PM.III-15/AD/X/2025 ini melibatkan 4 terdakwa dari satuan TNI AD dan telah memasuki tahap pemeriksaan saksi.Artikel ini telah tayang di Pos-Kupang.com dengan judul Dokter Gede Rastu Sebut Prada Lucky Alami Gangguan Pernapasan Akut.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Selain itu, ia juga berpesan agar seluruh ASN di Indonesia tetap menjaga integritas dan terus melayani masyarakat dengan hati.Rini menegaskan bahwa ASN harus bekerja secara profesional untuk mendukung tugas-tugas pemerintahan. Pasalnya, Korpri berperan sebagai simbol persatuan, kolaborasi, dan stabilitas nasional melalui kerja sama seluruh komponen bangsa.Lebih lanjut, Penasihat Harian Dewan Pengurus Korpri Nasional ini berharap agar anggota Korpri bekerja dengan inovasi dan efisiensi, serta mengedepankan pelayanan cepat, hemat, dan transparan melalui pemanfaatan teknologi digital.“Saya berharap Korpri menjadi rumah para ASN dan menjadi wadah yang bermanfaat bagi para ASN dan tentunya untuk memudahkan para ASN berkolaborasi. Sekali lagi selamat kepada Korpri. Selamat Hari Ulang Tahun ke-54,” ucap Rini.Baca juga: 29 November Memperingati Hari Apa? Ini Sejarah HUT KORPRI dan Tema Peringatan 2025Pada kesempatan tersebut, ia juga mengajak para anggota Korpri untuk memperkuat solidaritas dan mendukung penanganan bencana banjir bandang dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan sejumlah wilayah lainnya.Upaya tersebut merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian antarsesama untuk setidaknya meringankan beban saudara se-Tanah Air yang terdampak bencana.Sementara itu, Ketua Umum (Ketum) Dewan Pengurus Korpri Zudan Arif Fakrulloh menekankan bahwa Korpri merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pemerintah.Oleh karena itu, ia mengajak para anggota untuk menerapkan kesiapsiagaan Korpri dalam mendorong percepatan pembangunan nasional sejalan dengan Asta Cita Pemerintah Indonesia.Baca juga: Menteri PPN Ajak Perguruan Tinggi Berkontribusi dalam Pembangunan Nasional

| 2026-02-04 09:39