- Pemerintah Australia bakal memperketat Undang-undang (UU) kepemilikan senjata api setelah terjadi tragedi penembakan Bondi Beach yang menewaskan 15 orang pada Minggu .Keputusan ini disampaikan Perdana Menteri (PM) Anthony Albanese, yang menggambarkan peristiwa penembakan massal tersebut sebagai "insiden teroris" dan menargetkan warganya."Pemerintah siap mengambil tindakan apapun yang diperlukan. Termasuk di dalamnya adalah perlunya undang-undang senjata api yang lebih ketat," ucapnya, dikutip dari AP News.Kasus penembakan massal di Australia sebenarnya jarang terjadi. Namun, pada Minggu malam lalu, dua orang ayah-anak menembaki warga yang tengah memperingati acara Hanukkah di Pantai Bondi.Insiden penembakan terjadi selama 10 hingga 20 menit. Akibatnya, 15 orang meninggal dunia dan sedikitnya 42 orang luka-luka.Sementara itu, pelaku menembakan yang merupakan pria berusia 50 tahun tewas di tempat kejadian. Sedangkan anak pelaku yang berusia 24 tahun tengah dalam kondisi kritis di rumah sakit.Stasiun televisi nasional ABC dan media lain mengidentifikasi tersangka sebagai Sajid Akram dan putranya, Naveed Akram.Lantas, seperti apa UU kepemilikan senjata api di Australia yang bakal diperketat?Baca juga: 8 Fakta Penembakan Bondi Beach: Identitas Pelaku, Korban Warga Asing, dan Motif SeranganDikutip dari NPR, PM Anthony Albanese dan para pejabat tinggi lain di Australia sepakat untuk menerapkan langkah-langkah pengendalian senjata yang lebih ketat. Kesepakatan itu diambil melalui pertemuan pada Senin .Berikut adalah beberapa hal yang diusulkan:Perjanjian Senjata Api Nasional telah diberlakukan sejak 1996, di mana Australia menetapkan undang-undang senjata api yang ketat di Australia.Registri Senjata Api Nasional adalah sebuah gagasan yang dicetuskan oleh Kabinet Nasional pada 2023.Tujuannya adalah untuk menciptakan basis data nasional tentang pemilik dan lisensi senjata api.Sebagai informasi, Pemerintah Australia dapat membatasi impor barang-barang yang melibatkan pencetakan 3D atau aksesori yang menyimpan amunisi dalam jumlah besar.Albanese dan para pemimpin regional juga menegaskan kembali komitmen mereka terhadap program amnesti senjata api nasional Australia.
(prf/ega)
Australia Perketat Aturan Senjata Api Usai Penembakan Bondi Beach, Seperti Apa Rencananya?
2026-01-11 04:19:55
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 04:00
| 2026-01-11 03:49
| 2026-01-11 02:06










































