JAKARTA, – Kasus dugaan penipuan dan penggelapan wedding organizer (WO) milik Ayu Puspita mengungkap praktik bisnis bermasalah yang telah berjalan bertahun-tahun.Polisi menyebut usaha tersebut dijalankan dengan pola gali lubang tutup lubang.Uang dari pelanggan baru digunakan untuk menutup kewajiban kepada pelanggan lama.Dana tersebut juga dipakai untuk membiayai kebutuhan pribadi para pelaku, mulai dari cicilan rumah hingga perjalanan ke luar negeri.Hingga kini, jumlah korban yang melapor mencapai 207 orang dengan total kerugian ditaksir Rp 11,5 miliar.Baca juga: Di Balik Paket Pernikahan Murah: Kisah Penipuan WO Ayu PuspitaKorban tidak hanya calon pengantin, tetapi juga vendor pernikahan yang jasanya tidak dibayar.Dalam perkara ini, polisi menetapkan dua tersangka, yakni Ayu Puspita selaku pemilik WO dan Dimas Haryo sebagai pegawai.Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin mengatakan, bisnis WO tersebut dijalankan dengan pola menyerupai skema ponzi.Adapun maksud dari skema Ponzi, yakni menggunakan uang dari pelanggan baru untuk menutup kewajiban kepada pelanggan lama.“Memang di dalam menjalankan bisnisnya ini, tersangka menggunakan sistem gali lubang tutup lubang. Untuk menutupi kegiatan yang daftar lebih dahulu, digunakan dana dari pendaftar berikutnya,” ujar Iman dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Sabtu .Skema itu dilakukan dengan menawarkan paket pernikahan berharga murah untuk menarik banyak konsumen.Baca juga: Korban Penipuan WO Ayu Puspita dari Pengantin hingga VendorNamun, saat jumlah pelanggan baru menurun, kewajiban terhadap konsumen lama tak lagi tertutup.“Karena nilainya murah, kemudian ditutupi dengan pendaftar berikutnya. Begitu seterusnya, sampai akhirnya muncul kerugian besar,” kata Iman.Iman menjelaskan, para korban tertarik karena dijanjikan paket pernikahan murah disertai fasilitas tambahan yang dirasa menguntungkan.“Pertama yang ditawarkan adalah paket murah. Kemudian dari paket murah itu ada fasilitas lain, misalnya tempat pelaksanaan pernikahan yang fantastis. Lalu ada paket liburan, ke Bali misalnya, termasuk paket honeymoon,” jelas Iman.
(prf/ega)
Fakta-fakta Penipuan WO Ayu Puspita: Gali Lubang Tutup Lubang demi Hidup Hedonis
2026-01-11 14:35:02
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 15:11
| 2026-01-11 14:41
| 2026-01-11 13:49
| 2026-01-11 12:59










































