7 Cara Sederhana Bonding Hubungan Keluarga Tanpa Liburan Mahal

2026-02-02 14:05:50
7 Cara Sederhana Bonding Hubungan Keluarga Tanpa Liburan Mahal
- Banyak orang ingin memulai tahun yang baru dengan sesuatu yang lebih bermakna, termasuk mempererat hubungan dengan keluarga. Kedekatan ini tidak selalu harus dibangun lewat liburan mahal, tetapi justru dari momen sederhana yang dijalani bersama sehari-hari.Aktivitas kecil yang dilakukan dengan kesadaran dan keterlibatan emosional dapat menciptakan kedekatan yang bermakna, salah satunya melalui kegiatan kreatif di rumah, seperti membuat spot foto, bahkan photo booth sederhana bersama keluarga.Berikut ini tujuh cara sederhana yang dinilai efektif untuk memperkuat ikatan keluarga menurut para ahli.Baca juga: Menjaga Keharmonisan Keluarga lewat SATU KoneksiCara melakukannya sederhana, siapkan sudut ruangan sebagai latar belakang dan tambahkan aksesoris, seperti topi, kacamata, atau syal. Kemudian, tangkap momen menggunakan ponsel dengan pengatur waktu atau tripod.“Photo booth rumahan menciptakan koneksi dengan mengajak keluarga untuk berkreasi, bahkan diselipi humor, sambil membuat kenangan yang dapat dilihat kembali,” kata psikoterapis anak dan keluarga Fiona Yassin, dikutip dari HELLO! Magazine, Selasa .Foto-foto yang dihasilkan bisa menjadi kenangan berharga, bukan karena hasilnya, melainkan karena merekam momen kebersamaan yang hangat.Baca juga: 8 Tips Liburan Akhir Tahun Bersama Anak agar Tetap MenyenangkanMempelajari hal baru secara bersama dapat mempererat hubungan karena semua anggota keluarga berada pada posisi yang setara.“Ketika tidak ada yang menjadi ahli, keluarga belajar menghadapi frustrasi dan kesalahan bersama, lalu saling menyemangati,” kata terapis pernikahan dan keluarga, Ciara Bogdanovic.Keterampilan yang dipelajari bisa beragam, mulai dari mempraktikkan resep baru hingga belajar bahasa asing.Baca juga: Memasak Jadi Cara Quality Time Arya Vasco dan Cinta Laura Jalan kaki santai bersama keluarga, terutama setelah makan malam, dapat membuka ruang percakapan yang lebih alami.Berjalan santai bersama keluarga menjadi momen antaranggota keluarga untuk saling berbicara dan mendengarkan.“Ini bukan sesi interogasi, melainkan waktu santai. Saat anak ingin bicara dan orangtua mau mendengarkan, percakapan akan mengalir dengan sendirinya,” ujar pakar parenting Randi Crawford.Baca juga: Peran Suami dan Keluarga dalam Menghadapi Mom Guilt Menurut PsikologMenyusun vision board bersama dapat membantu keluarga saling memahami harapan dan impian masing-masing, terlebih saat menjelang momen tahun baru.“Lewat aktivitas ini, orangtua belajar apa yang ada di hati anak, dan anak melihat orangtuanya sebagai individu yang juga punya mimpi,” ujar pendidik orangtua, Carol Muleta.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Dampak kecelakaan tersebut dinilai sangat fatal. Sebanyak 16 penumpang dinyatakan meninggal dunia. Rinciannya, 15 korban tewas di lokasi kejadian, sementara satu korban lainnya meninggal dunia saat menjalani perawatan medis di RSUD dr. Adhyatma MPH (Tugurejo), Kota Semarang.Selain korban meninggal, sebanyak 17 penumpang lainnya mengalami luka-luka. Dari jumlah tersebut, sembilan korban harus menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Adhyatma MPH (Tugurejo), Kota Semarang.Fakta lain yang terungkap dalam penyelidikan awal adalah latar belakang pengemudi bus. Sopir PO Cahaya Trans tersebut diketahui masih tergolong baru mengemudikan rute Bogor–Yogyakarta.Pengemudi baru dua kali melakukan perjalanan pulang-pergi pada rute tersebut dan kini telah diamankan pihak kepolisian untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dalam peristiwa kecelakaan maut di Tol Kota Semarang ini, pengemudi dilaporkan hanya mengalami luka ringan.Baca juga: Kecelakaan Bus di Tol Krapyak Semarang, Polisi Dalami Dugaan Sopir Minim Jam TerbangDok. SAR Semarang Kecelakaan maut terjadi di ruas simpang susun Exit Tol Krapyak Kota Semarang, Jawa Tengah terjadi pada Senin pukul 00.30 WIB dini hari. Salah satu korban selamat adalah kernet bus, Robi Sugianto (51), warga Bumiayu, Kabupaten Brebes.Robi mengalami patah tulang pada kaki kanan serta luka di bagian kepala. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kernet berada di bagian depan bus dan menyadari kendaraan tiba-tiba miring ke kanan sebelum akhirnya terguling dan menghantam pembatas jalan tol.Polda Jawa Tengah memastikan seluruh korban kecelakaan bus PO Cahaya Trans mendapatkan penanganan medis secara maksimal dan profesional.Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan tunggal di Simpang Susun Krapyak tersebut masih dalam proses penyelidikan dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemeriksaan kondisi kendaraan, kontur dan kondisi jalan, hingga faktor pengemudi.Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Penampakan Bus Maut Kecelakaan di Tol Krapyak Semarang Akibatkan 16 Orang Meninggal

| 2026-02-02 13:26