JAKARTA, - Terjadi kecelakaan bus di Km 419 A Simpang Susun (SS) Krapyak arah Semarang Ruas Jalan Tol Batang-Semarang pada Senin pukul 00.45 WIB.Dikutip dari keterangan resmi PT Jasamarga Semarang Batang, PT Jasamarga Semarang Batang selaku pengelola Ruas Tol Batang-Semarang segera mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan awal serta pengaturan lalu lintas.Petugas melakukan pengamanan area dan berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait guna memastikan keselamatan pengguna jalan serta mendukung kelancaran proses penanganan dan evakuasi di lapangan.Baca juga: Studi Kasus Ciputra Tekan Kecelakaan Kerja Konstruksi hingga 90 PersenProses evakuasi kecelakaan berlangsung secara terkoordinasi dengan dukungan petugas Basarnas Siaga Nataru dari Kota Semarang serta Kepolisian setempat.Berdasarkan laporan petugas, pada pukul 03.16 WIB, kendaraan bus berhasil dievakuasi menggunakan crane.Saat ini, seluruh korban dalam kejadian ini selanjutnya dibawa ke beberapa rumah sakit (RS) di area Semarang, meliputi RS Tugu, RS Columbia, RS Elizabeth, dan RS Kariadi Semarang untuk mendapatkan penanganan medis.Sementara penanganan kejadian diserahkan kepada PJR Jateng 1C Semarang sesuai ketentuan yang berlaku.Baca juga: Pengemudi ODOL Sering Playing Victim, Padahal Potensial KecelakaanPT Jasamarga Semarang Batang menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas insiden ini kepada seluruh pihak yang terdampak.PT Jasamarga Semarang Batang juga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat kejadian ini saat dilakukannya penanganan serta terus mengimbau kepada seluruh pengguna jalan tol agar selalu berhati-hati, memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan laik jalan, serta tidak memaksakan perjalanan saat lelah.Apabila diperlukan, pengguna jalan dapat memanfaatkan tempat istirahat yang telah disediakan demi keselamatan bersama.Sementara dikutip dari keterangan resmi Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, dilaporkan dari lapangan, bus dengan 33 penumpang tersebut berangkat dari Jatiasih Bekasi menuju Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), bus melaju kencang dan diduga hilang kendali sehingga menabrak pembatas jalan dan akhirnya terguling.Baca juga: Kecelakaan di Tol Jagorawi, Tiga Gardu RusakHal ini juga diduga karena kurangnya konsentrasi pengemudi dan tidak paham medan jalan saat menuruni SS Krapyak.Akibatnya, bus mengalami kerusakan cukup parah pada bagian belakang dan samping akibat benturan keras dengan pembatas jalan. Terdapat korban jiwa sebanyak 16 orang dan 1 orang luka ringan.Sementara setelah diperiksa di aplikasi MitraDarat, kendaraan tersebut tidak terdaftar sebagai angkutan pariwisata maupun AKAP.Baca juga: Tol Trans Jawa dan Sumatera Makin Padat, Kecelakaan Fatal Turun DrastisAdapun untuk data BLU-e, ditemukan data kendaraan tersebut terakhir melakukan uji berkala pada tanggal 3 Juli 2025 sedangkan hasil rampchek kendaraan yg dilakukan pada tanggal 9 Desember 2025 dinyatakan Tidak Laik Jalan dan Dilarang Operasional.Untuk mendalami penyebab kecelakaan tersebut, saat ini Ditjen Hubdat telah menerjunkan petugas ke lapangan dan aktif berkoordinasi dengan pihak Kepolisian, Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Jawa Tengah, Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah, Jasa Marga, serta Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
(prf/ega)
Bus Terguling di Tol Batang-Semarang, Berhasil Dievakuasi dengan Crane
2026-01-12 03:40:53
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 03:47
| 2026-01-12 02:52
| 2026-01-12 02:10
| 2026-01-12 02:03










































