Bantuan 1.000 Genset ESDM Belum Sampai ke Dusun Sejahtera Aceh, Warga: Kami Gelap Gulita 35 Hari

2026-01-13 09:54:15
Bantuan 1.000 Genset ESDM Belum Sampai ke Dusun Sejahtera Aceh, Warga: Kami Gelap Gulita 35 Hari
BENER MERIAH, - Warga Dusun Sejahtera di Desa Rimba Raya, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, tidak mengetahui soal adanya bantuan genset oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).Sampai saat ini warga Dusun Sejahtera juga belum menerima bantuan tersebut, padahal kondisi mereka sudah 35 hari tak menikmati suplai listrik pasca dilanda banjir dan longsor. "Belum ada bantuan genset yang masuk, kami pun juga tidak tahu kalau ada bantuan genset dari Kementerian ESDM," kata warga Dusun Sejahtera, Jamaluddin saat dihubungi kompas.com, Selasa . Baca juga: Gempa Magnitudo 4,5 Guncang Bener Meriah Aceh, Kedalaman 7 KmJamaluddin memastikan, warga Dusun Sejahtera sama sekali tidak mendapatkan informasi apapun mengenai adanya bantuan genset tersebut.Warga berharap dusun mereka bisa ikut kebagian dari bantuan Kementerian ESDM tersebut.  "Kalau pun sudah ada masuk ke posko desa pasti dikabarkan ke kami. Karena kalau di sana (posko) tidak mungkin mereka pakai, karena di sana lampunya nyala, di sini belum," ujarnya.Baca juga: 7 Ruas Jalan Nasional di Aceh Tamiang Beres DitanganiJamaluddin mengaku, warga Dusun Sejahtera sudah sangat lama dalam kondisi gelap tanpa adanya penerangan. Saat ini mereka tidak menginginkan apapun selain listrik bisa menyala secepatnya. "Kalau kami memang belum nyala, tiang listriknya pun belum ada tanda-tanda perbaikan. Misalkan ada relawan yang mau ke arah Bener Meriah atau Takengon, tolong suruh mampir ke dusun kami ya Bang," ungkapnya. "Kami butuh bantuan genset Bang. Kami di sini jika hujan turun lebat selalu dihantui rasa was-was penuh kekhawatiran," lanjutnya. Baca juga: Prabowo Bakal Rayakan Malam Tahun Baru di Aceh Bareng WargaDiketahui, Pemerintah mengirimkan 1.000 genset ke wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat.Pengiriman 1.000 genset itu merupakan bagian dari upaya pemulihan listrik di daerah terdampak banjir dan longsong oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melepas pengiriman bantuan kemanusiaan berupa 1.000 unit generator set (genset) serta 3.000 unit kompor gas bagi warga terdampak bencana banjir di wilayah Aceh dan Sumatera pada Sabtu lalu.Baca juga: Bupati Indramayu Lucky Hakim Kirim 400 Al Quran untuk Korban Bencana Aceh TamiangBahlil menyebut, bantuan genset dikirim menggunakan 5 pesawat Hercules Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU), sementara bantuan kompor gas beserta kelengkapannya diberangkatkan melalui pesawat kargo.Bahlil menyampaikan harapan agar bantuan ini dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat yang terdampak, khususnya untuk mendukung kebutuhan listrik darurat dan aktivitas memasak di posko pengungsian maupun rumah warga.Genset yang dikirim memiliki kapasitas rata-rata 5 hingga 7 kVA (Kilovolt-Ampere), yang diprioritaskan untuk mengaliri listrik ke rumah-rumah penduduk serta tenda-tenda pengungsian.Baca juga: Menjelang Ramadhan, Gubernur Mualem Minta Pusat Tangani Harga Daging di AcehDi mana satu unit genset berkapasitas 5 kVA dapat mengaliri sekitar lima hingga tujuh rumah untuk kebutuhan dasar seperti penerangan, pengisian daya, dan air. Sementara genset berkapasitas 7 kVA mampu melayani hingga sekitar 10 rumah.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Sementara Samsung Music Studio 5 hadir dengan ukuran lebih ringkas. Speaker ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio mumpuni tanpa mengganggu tampilan ruangan. Music Studio 5 mendukung koneksi WiFi dan Bluetooth, layanan streaming, serta kontrol suara.Kedua speaker WiFi Music Studio juga dirancang agar mudah diintegrasikan dengan soundbar dan TV Samsung, sebagai bagian dari ekosistem audio terpadu.Samsung juga meningkatkan teknologi Q-Symphony, yang memungkinkan TV, soundbar, dan speaker WiFi bekerja sebagai satu sistem audio. Pengguna dapat menghubungkan hingga lima perangkat audio sekaligus, dengan sistem yang menyesuaikan suara berdasarkan tata letak ruangan.Selain itu, Samsung juga memperkenalkan jajaran ekosistem audio terbaru mereka dari lini soundbar Q Series.Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah membentuk evolusi audio rumah melalui teknologi akustik canggih, fitur cerdas, dan desain yang dipikirkan secara matang, ungkap Hun Lee, Executive Vice President Visual Display Business Samsung Electronics, dikutip KompasTekno dari halaman resmi Samsung. Kami melanjutkan warisan tersebut dengan perangkat audio generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan performa suara yang kaya dan ekspresif di setiap ruang dan momen, lanjut dia. Salah satu produk utama dalam ekosistem audio terbaru ini adalah soundbar flagship HW-Q990H.Baca juga: Ketika HP Lipat Tiga Samsung Galaxy Z TriFold Dibuka-Tutup Barbar 200.000 Kali...Soundbar ini hadir dengan sistem 11.1.4-channel yang menggabungkan soundbar utama, speaker belakang, dan subwoofer aktif. Samsung juga menambahkan teknologi Sound Elevation agar terdengar lebih natural, serta fitur Auto Volume untuk menjaga konsistensi suara di berbagai jenis konten.Soundbar ini juga dibekali fitur berbasis AI untuk memperluas bidang suara. Lewat fitur ini, Samsung mengeklaim pengalaman audio yang dihadirkan setara dengan sistem home theater profesional, tetapi tetap ringkas untuk penggunaan di rumah.Selain itu, Samsung memperkenalkan All-in-One Soundbar HW-QS90H. Soundbar ini bisa dipasang di dinding atau diletakkan di atas meja. Sensor di dalamnya akan menyesuaikan arah suara secara otomatis sesuai posisi perangkat. Dengan sistem 7.1.2-channel dan 13 speaker, soundbar ini mampu menghasilkan bass yang dalam tanpa perlu subwoofer tambahan.

| 2026-01-13 10:41