- Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) Brian Yuliarto menilai, politeknik adalah instansi yang bisa mencetak tenaga kerja yang terampil atau skilled laborHal tersebut diungkapkan Brian dalam Lokakarya Nasional bertajuk “Peluang dan Tantangan Tenaga Kerja Terampil Indonesia untuk Bekerja di Luar Negeri: Kesiapan, Standar Kompetensi, Perlindungan dan Strategi Kolaborasi Lintas Sektoral”, di Politeknik Negeri Jakarta (PNJ), Depok, Jawa Barat, Sabtu ."Politeknik itu institusi pencetak skilled labor, yang siap bersaing dengan talenta dari negara lain seperti India atau China. Jadi bukan pilihan kedua. Maka kita harus pastikan potensi skill gap yang terjadi antara kita dengan dunia global dapat diatasi," kata Brian dikutip dari Antara, Sabtu .Brian juga menekankan arah kebijakan penguatan vokasi dilandasi upaya menaikkan kelas kualitas pendidikan dan kompetensi tenaga kerja nasional.Baca juga: Mendikti Sebut Ada Rp 2 Triliun Dana Riset, Dorong Dosen Daerah BerkaryaIa menegaskan, bahwa pemerintah ingin sumber daya manusia (SDM) Indonesia bisa sejajar dengan negara maju."Kita ingin menunjukkan kualitas SDM Indonesia sejajar dengan SDM negara maju. Pendidikan kita harus mampu melahirkan lulusan yang kompeten, profesional, dan percaya diri," ujarnya."Konteksnya adalah bagaimana pendidikan tinggi Indonesia, khususnya pendidikan tinggi vokasi, mampu membuktikan kualitasnya di tingkat global," lanjutnya.Brian pun menilai penting adanya pembelajaran berbasis praktik baik (best practices), penguasaan bahasa dan komunikasi pada SDM.Baca juga: Mendikti Ingatkan Pengetahuan Harus Tumbuh Bersama Masyarakat Begitu pula dengan adanya sertifikasi kompetensi yang kredibel, serta penguatan jejaring dengan mitra industri dan pemangku kepentingan terkait."Langkah ini penting untuk memastikan lulusan pendidikan tinggi vokasi memiliki kesiapan yang matang dan berkelanjutan," ungkapnya./MELVINA TIONARDUS Mendiktisaintek Brian Yuliarto usai acara REPERTOAR 2025: Refleksi dan Arah Pengembangan Sains dan Teknologi, Sabtu di Gedung Kemdiktisaintek, Jakarta Pusat.Menurut Brian, sertifikasi merupakan syarat fundamental guna memasuki pasar kerja global, akan dimaksimalkan supaya bisa dilakukan di dalam negeri.Baca juga: Cerita di Balik Sukses NVIDIA, Mendikti: Integritas adalah Segalanya"Kita terbangkan putra-putri terbaik bangsa di bidang terapan ke seluruh dunia. Di sana mereka mendapatkan pengalaman, value. Ketika kita mau membangun industri strategis, mereka kita panggil pulang. Itu yang saya namakan brain circulation, dan itu harus disiapkan oleh pendidikan tinggi vokasi," pungkas Brian.
(prf/ega)
Mendikti Sebut Politeknik Pencetak Tenaga Kerja Terampil
2026-01-11 07:57:58
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 15:18
| 2026-01-11 14:57
| 2026-01-11 13:40
| 2026-01-11 13:21










































