Jakarta - Aktivitas pedagang obat dan alat kesehatan di Pasar Pramuka, Jakarta Timur, kembali berjalan normal setelah sebelumnya sempat terhenti akibat dugaan intimidasi dari oknum kelompok tertentu dan penutupan sejumlah kios.“Proses jual-beli di pasar obat terbesar di Indonesia ini kembali normal dan tak ada lagi aksi tutup toko akibat intimidasi dari salah satu kelompok,” ujar pedagang berinisial LT (37) di Jakarta Timur, Senin .LT menyebut dua pedagang yang sebelumnya kiosnya disegel telah bersedia memenuhi kewajiban mereka dengan membayar tunggakan. Ia mengaku mendukung revitalisasi pasar, namun menilai penutupan mendadak pada Kamis, 13 November 2025 dan Jumat justru merugikan pedagang.Advertisement“Yang pasti kawan-kawan sudah mengeluh, karena baru tutup dua hari saja sudah mengalami kerugian,” tuturnya.Menurut LT, aksi solidaritas menutup kios untuk menolak harga sewa tidak bisa berlangsung lama karena pedagang tetap harus mencari nafkah.Ia mempertanyakan arah perjuangan tim 15 yang disebut mengupayakan penurunan harga sewa kios."Jangan ngotot cuma di harga doang. Yang jadi pertanyaan saya, itu buat siapa? Buat yang punya kios banyak atau buat semuanya?” katanya. “Kalau buat semuanya, kenapa pengurus tidak memikirkan orang yang sudah bayar dan buka kios?”
(prf/ega)
Pasar Pramuka Dibuka Lagi, Pedagang Keluhkan Penutupan Mendadak dan Konflik Sewa Kios
2026-01-12 13:11:57
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 15:14
| 2026-01-12 15:10
| 2026-01-12 14:42
| 2026-01-12 13:43










































