- Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Wamendes PDT) Ariza Patria meluncurkan penyalaan listrik desa selama 24 jam di empat pulau terluar dan terdepan Sulawesi Utara (Sulut), yakni Pulau Buhias, Kakorotan, Mantehage, dan Nain.Peluncuran itu dilakukan bersama Gubernur Sulut Yulius Selvanus di Rumah Dinas Gubernur Sulut, Manado, Selasa .Ariza menegaskan, penyalaan listrik merupakan bagian integral dari program Listrik Desa Nasional.Program tersebut merupakan prioritas pemerintah dalam rangka membangun dari desa dan dari wilayah terluar, sekaligus memperkuat kehadiran negara hingga ke batas terdepan Indonesia.“Bagi kami di Kementerian Desa PDT, ini bukan sekadar penyalaan listrik. Ini adalah penyalaan harapan, penyalaan masa depan, dan bukti nyata bahwa negara hadir hingga ke pulau-pulau terluar,” ujarnya dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Rabu .Baca juga: Prabowo Instruksikan Danantara Buat Prototipe Listrik Desa Berbasis Tenaga SuryaLebih lanjut, Ariza menekankan, program Listrik Desa Nasional di wilayah kepulauan tersebut merupakan implementasi konkret Asta Cita Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto.Adapun implementasi itu terkait Asta Cita kedua, yakni memantapkan pertahanan dan kemandirian bangsa, termasuk kemandirian energi, dan Asta Cita keenam, yaitu membangun dari desa dan dari bawah.Menurut Ariza, ketahanan energi desa merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari ketahanan nasional.“Ketika desa-desa kepulauan memiliki listrik yang andal selama 24 jam, yang kita bangun bukan hanya infrastruktur, tetapi juga kedaulatan, daya saing, dan masa depan desa,” tegasnya.Ia menilai, listrik desa bukan hanya infrastruktur dasar, melainkan modal strategis pembangunan jangka panjang. Dengan tersedianya listrik sepanjang hari, desa-desa di wilayah terluar berpeluang bertransformasi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru, sekaligus memperkuat stabilitas sosial dan wilayah perbatasan.Ariza menilai, listrik desa bukan hanya infrastruktur dasar, melainkan modal strategis pembangunan jangka panjang.Baca juga: Program Listrik Desa, Bahlil Targetkan Elektrifikasi 5.758 LokasiDengan tersedianya listrik sepanjang hari, desa-desa di wilayah terluar berpeluang bertransformasi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru, sekaligus memperkuat stabilitas sosial dan wilayah perbatasan.Kehadiran listrik 24 jam diharapkan mendorong aktivitas ekonomi masyarakat agar lebih produktif dan berkelanjutan, serta meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan di desa.Selain itu, akses listrik yang memadai diharapkan membuka peluang pengembangan berbagai sektor usaha, seperti perikanan dan kelautan, kuliner, pengolahan hasil laut, usaha mikro kecil menengah (UMKM) desa, hingga pengembangan desa wisata.Program Listrik Desa Nasional juga dijalankan melalui pendekatan kolaborasi octahelix yang melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, badan usaha milik negara (BUMN), dunia usaha, akademisi, komunitas, media, lembaga keuangan, serta masyarakat desa sebagai subjek utama pembangunan.
(prf/ega)
Wamendes PDT Luncurkan Listrik Desa 24 Jam di Empat Pulau Terluar Sulut
2026-01-12 10:07:16
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 09:43
| 2026-01-12 09:22
| 2026-01-12 08:33
| 2026-01-12 08:11
| 2026-01-12 07:47










































