[HOAKS] Tautan untuk Klaim Bibit Ikan Gratis dari KKP

2026-01-17 05:15:08
[HOAKS] Tautan untuk Klaim Bibit Ikan Gratis dari KKP
Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini tidak benar. - Di media sosial beredar unggahan berisi tautan yang diklaim sebagai akses untuk mendapatkan bantuan bibit ikan gratis.Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, tautan tersebut hoaks. Waspada, ini merupakan modus penipuan!Unggahan berisi tautan yang diklaim untuk mendapatkan bantuan bibit ikan gratis dibagikan akun Facebook ini, ini, dan ini, pada Desember 2025.Berikut narasi yang dibagikan:Saatnya masyarakat bangkit dan mandiri! Kami menghadirkan Program Bantuan Bibit Ikan GRATIS sebagai upaya mendukung budidaya ikan, ketahanan pangan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Program ini terbuka untuk warga yang serius ingin berusaha dan berkembang. Ayo daftar sekarang dan jadilah bagian dari perubahan!Screenshot Hoaks, tautan untuk klaim bantuan bibit ikan gratis Tautan yang diklaim sebagai akses untuk mendapatkan bantuan bibit ikan tersebut mengarah ke sebuah situs yang meminta pengunjung memasukkan nama lengkap dan nomor Telegram aktif.Namun, situs itu tidak terafiliasi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Situs juga tidak terkait dengan instansi pemerintah mana pun.Situs itu terindikasi modus phishing atau modus dalam pencurian data pribadi.Modus kejahatan serupa pernah beredar pada Mei dan November 2025, serta telah dibantah Kompas.com dalam artikel ini dan ini.Adapun, KKP melalui akun Instagram resmi telah meminta masyarakat mewaspadai segala bentuk penipuan mengatasnamakan lembaga tersebut."Dengan maraknya penipuan yang mengatasnamakan Kementerian Kelautan dan Perikanan, kamu harus lebih waspada lagi ya," tulis KKP pada 23 April 2025."Segala bentuk informasi resmi bisa kamu akses melalui website dan media sosial KKP," demikian imbauan KKP.A post shared by KKP RI #2025KKPRiseTogether (@kkpgoid)Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, unggahan Facebook berisi tautan yang diklaim untuk mendapatkan bantuan bibit ikan gratis adalah hoaks.KKP mengimbau masyarakat mewaspadai segala bentuk penipuan mengatasnamakan lembaga tersebut. Modus phishing dengan iming-iming bantuan bibit ikan telah berulang kali beredar.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Balai Gakkumhut Wilayah Jabalnusra telah melakukan penelusuran lapangan pada Minggu, 25 Oktober 2025. Titik yang diduga tambang ilegal berada di Desa Prabu, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, sekitar 11 km (±30 menit) dari Sirkuit Mandalika. Verifikasi awal menunjukkan tambang rakyat di APL ±4 hektare yang berbatasan dengan Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Prabu.Ekspansi sawit memperlihatkan bentuk lain dari keyakinan berlebihan manusia. Sawit dijanjikan sebagai motor ekonomi baru tetapi kita jarang bertanya mengapa keberhasilan ekonomi harus selalu diukur dengan skala penguasaan lahan.Dengan mengganti keanekaragaman hutan menjadi monokultur sawit manusia sedang menghapus ingatan ekologis bumi. Kita menciptakan ruang yang tampak hijau tetapi sebenarnya mati secara biologis. Daun daun sawit yang tampak subur menutupi kenyataan bahwa di bawahnya berkurang kehidupan tanah yang dulu kaya mikroorganisme.Kita menggantikan keindahan struktur alam dengan pola bisnis yang mengabaikan kerumitan ekologis. Sebuah bentuk kesombongan manusia yang percaya bahwa alam akan selalu menyesuaikan diri tanpa batas.Tambang adalah babak lain dari cerita yang sama tetapi dengan luka yang lebih dalam. Kawasan tambang yang menganga seperti tubuh bumi yang dipaksa menyerahkan organ vitalnya bukan karena kebutuhan manusia tetapi karena ketamakan ekonomi. Kita menukar keindahan hutan tropis dengan bongkahan mineral yang akan habis dalam beberapa tahun.Kita merusak sungai yang mensuplai kehidupan masyarakat setempat demi bahan baku industri global. Namun politik pembangunan sering memandang aktivitas tambang sebagai harga yang wajar untuk kemajuan nasional. Dalam kenyataan sesungguhnya tambang meninggalkan ruang kosong yang tidak bisa sepenuhnya pulih bahkan setelah beberapa generasi.Baca juga: Mengapa Perkebunan Sawit Merusak Lingkungan?Inilah ironi dari proyek kemajuan yang terlalu yakin pada dirinya sendiri. Ia lupa bahwa bumi memiliki daya dukung yang terbatas dan bahwa setiap luka ekologis akan kembali menghantam manusia. Jika kita melihat seluruh fenomena ini dengan lensa filsafat sains maka krisis lingkungan Indonesia bukan semata masalah teknis tetapi masalah epistemologis.Kita salah memahami posisi kita dalam alam. Kita bertindak seolah lebih tahu daripada alam sendiri. Kita percaya bahwa teknologi mampu mengatasi semua masalah padahal teknologi hanya memberikan solusi pada sebagian kecil dari apa yang kita rusak.

| 2026-01-17 04:44