Cuaca Ekstrem, Eri Cahyadi Minta Kontraktor Percepat Proyek Antisipasi Banjir

2026-01-11 23:16:02
Cuaca Ekstrem, Eri Cahyadi Minta Kontraktor Percepat Proyek Antisipasi Banjir
SURABAYA, - Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya mendapat instruksi dari Wali Kota Eri Cahyadi untuk mempercepat penyelesaian berbagai proyek infrastruktur di Kota Pahlawan.Instruksi tersebut meliputi pekerjaan drainase serta pembangunan rumah pompa di sejumlah titik. Sebab, proyek itu menjadi bagian dalam sistem pengendalian banjir selama musim hujan.Kepala DSDABM Surabaya, Syamsul Hariadi mengatakan, pihaknya telah diminta Eri Cahyadi secara langsung untuk segera merampungkan infrastruktur tersebut dalam waktu dekat."Diminta lembur kontraktornya, kalau bisa 24 jam. Nanti kita usahakan, besok buat undangan kontraktor yang belum selesai," kata Syamsul di Balai Kota Surabaya, Kamis .Baca juga: 7 Titik di Surabaya Tergenang Banjir, Pemkot Sebut Ada Proyek Antisipasi yang Belum SelesaiSyamsul menyebut, sejumlah proyek yang belum diselesaikan tersebut mayoritas adalah pekerjaan dalam skala besar. Seperti pembangunan rumah pompa dan pemasangan box culvert."Pekerjaan rumah pompa dan pekerjaan box culvert besar, itu yang rata-rata belum selesai. Yang kecil-kecil Insyaallah sudah 70 persen selesai, dan nanti 90 persen selesai di akhir November ini," jelasnya.Baca juga: SE Hari Pahlawan di Surabaya, Warga Diimbau Kibarkan Merah Putih dan Heningkan Cipta 60 Detik"Pekerjaan pompa itu ada lima lokasi, Jalan Menanggal, Jalan Ahmad Yani, Jalan Ketintang Madya ada tiga, di Jalan Karah ada empat, dan ada satu lagi di Rungkut Menanggal," tambahnya.Selain itu, kata Syamsul, proyek besar lain yang masih dalam proses pembangunan adalah pembangunan drainase, yaitu di kawasan diversi Gunungsari dan Babat Jerawat."Seperti di diversi Gunungsari itu kita minta pekerjaan dilaksanakan dari dua arah. Jadi yang mau dikerjakan itu 500 meter, kontraktor sudah saya minta dari barat dan timur, jadi ketemu di tengah,” ucapnya.Lebih lanjut, Syamsul bakal berkomunikasi dengan pihak kontraktor untuk mempercepat seluruh pengerjaan. Sebab, wilayah Surabaya sudah mulai dilanda cuaca ekstrem memasuki November 2025 ini."Besok kita rapatkan dan kita kasih target per Minggu berapa, nanti dievaluasi oleh konsultan pengawas. Mudah-mudahan pertengahan Desember itu sudah bisa selesai,” ujarnya.“Kita ini kan perkiraannya biasanya (awal) hujan rintik-rintik dulu. Tapi kemarin, langsung hujan deras mulai pukul 14.00 WIB siang sampai pukul 19.00 WIB,” tutupnya.


(prf/ega)