Emiten Pemilik MM2100 Tanam 27.800 Mangrove di Bekasi

2026-01-11 22:42:51
Emiten Pemilik MM2100 Tanam 27.800 Mangrove di Bekasi
JAKARTA, — Emiten kawasan industri PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST) bersama PT Megalopolis Manunggal Industrial Development (MMID) menanam 27.800 pohon mangrove di Pantai Bahagia, Muara Gembong, Kabupaten Bekasi.Kegiatan yang merupakan bagian dari program MM2100 Peduli ini melibatkan 48 tenant Kawasan Industri MM2100 dan telah berlangsung berkelanjutan sejak 2015.Penanaman mangrove dilakukan bersama sejumlah perusahaan tenant, antara lain PT Mayora Indah Tbk, PT United Steel Center Indonesia, PT Denso Manufacturing Indonesia, PT Yusen Puninar Logistics Indonesia, PT Yamaha Music Manufacturing Asia, dan PT Toyota Boshoku Indonesia.Baca juga: BUMI Perluas Dampak ESG melalui Budidaya Mangrove dan Penguatan Usaha MikroKOMPAS.COM/ROSYID A AZHAR Ilustrasi mangrove.Inisiatif tersebut bertujuan memperkuat ketahanan pesisir terhadap erosi dan abrasi, meningkatkan serapan karbon (blue carbon), serta mendukung keberlanjutan ekosistem pesisir dan keanekaragaman hayati.Selain kegiatan lingkungan, MM2100 Peduli juga menyalurkan tas dan perlengkapan alat tulis bagi dua sekolah dasar di Pantai Bahagia sebagai dukungan untuk pendidikan anak-anak di wilayah pesisir.“Kami berbangga dapat bersinergi dengan 48 tenant dan komunitas MM2100 dalam program CSR yang memberikan dampak nyata bagi lingkungan dan masyarakat pesisir,” ujar Herdian, Corporate Secretary BEST dalam siaran pers, Kamis .“Kolaborasi ini mencerminkan komitmen kami untuk menjaga kelestarian lingkungan dan melaksanakan pengelolaan yang bertanggung jawab," tuturnya.Baca juga: ASDP Tanam 3.000 Mangrove di Mawali, Jaga Pesisir BitungSementara itu, Ketua FPAKI MM2100, Umar, menambahkan bahwa konsistensi program selama satu dekade turut membawa manfaat bagi warga setempat.“Keterlibatan MM2100 Peduli bersama para tenant selama 10 tahun terakhir dalam konservasi lingkungan secara konsisten juga telah membantu meningkatkan taraf hidup masyarakat di Pantai Bahagia. Kami berharap program ini terus berkelanjutan dan semakin banyak pihak berpartisipasi dalam pelestarian alam," ungkap dia.


(prf/ega)