Stok BBM untuk Genset RS dan Puskemas di Bener Meriah Aceh Menipis

2026-02-01 22:40:51
Stok BBM untuk Genset RS dan Puskemas di Bener Meriah Aceh Menipis
Stok BBM di Bener Meriah, Aceh, mulai menipis akibat akses jalan akses belum dapat dilalui seusai banjir-longsor. Rumah Sakit (RS) Muyang Kute dan puskesmas terancam lumpuh karena tidak ada persediaan BBM untuk genset."Stok BBM untuk genset di RSUD dan puskesmas serta ambulans saat ini sangat kritis diperkirakan kurang dari 2x24 jam," kata Kepala Pusat Data dan Informasi Posko Penanganan Bencana Kabupaten Bener Meriah, Ilham Abdi, dilansir detikSumut, Senin (1/12/2025).Menurut dia, persediaan BBM di SPBU sudah habis, tinggal stok yang diambil dengan jeriken. Pemerintah Kabupaten Bener Meriah masih terus berkomunikasi dengan berbagai pihak agar pasokan BBM bisa masuk.Selain RSUD, alat berat yang dipakai untuk membuka akses jalan terputus juga sangat membutuhkan BBM. Bila pasokan minyak tidak tersedia, mobil pengangkut bantuan juga diperkirakan akan terhenti."Kami berharap bantuan dari semua pihak agar penanganan bisa cepat dan pelayanan kesehatan juga tidak terhambat," jelasnya.Sebanyak 46.611 jiwa yang masih terisolasi dan belum dapat keluar serta mengalami keterbatasan logistik. Daerah yang masih terisolasi adalah Mesidah, Pintu Rime Gayo, Timang Gajah, Gajah Putih, Permata, dan Syiah Utama.Baca selengkapnya di sini.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Perubahan Anggaran Dasar dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap ketentuan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (UU BUMN). Salah satu implikasi penting dari penyesuaian tersebut adalah perubahan nama perseroan, dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk menjadi PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk.Sementara itu, pelimpahan kewenangan persetujuan RKAP 2026 dan RJPP 2026-2030 kepada Dewan Komisaris dijalankan dengan tetap mengedepankan mitigasi risiko serta prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, mengatakan seluruh keputusan RUPSLB merupakan bagian dari konsolidasi tata kelola perseroan agar semakin adaptif terhadap regulasi dan tantangan bisnis ke depan.Baca juga: Dana Rp 2,5 Miliar Digelontorkan, PGN Percepat Bantuan Banjir Aceh–Sumut“Penyesuaian yang disetujui pemegang saham bertujuan memastikan keselarasan anggaran dasar Perseroan dengan ketentuan regulasi yang berlaku, sekaligus memperkuat kejelasan peran, mekanisme pengambilan keputusan, dan akuntabilitas pengelolaan perusahaan secara berkelanjutan,” ujar Fajriyah.PGN menilai, langkah strategis yang diputuskan dalam RUPSLB ini mencerminkan komitmen kuat perusahaan dalam menjaga kepastian regulasi, memperkokoh struktur tata kelola, serta memastikan keberlanjutan kinerja jangka panjang. Upaya tersebut sejalan dengan mandat PGN sebagai subholding gas di bawah PT Pertamina (Persero), khususnya dalam mendukung ketahanan dan transisi energi nasional.

| 2026-02-01 20:25