- Kawasan Kesawan, Medan, tampak berbeda setelah hujan deras mengguyur beberapa wilayah Sumatra Utara pada 27 November 2025.Genangan air meluas ke sejumlah titik, termasuk salah satu ikon heritage kota Medan, Tjong A Fie Mansion.Untuk pertama kalinya dalam 135 tahun, bangunan bersejarah tersebut ikut terendam banjir.Menurut data dari BMKG Sumatra Utara, hujan intensitas tinggi berlangsung selama beberapa jam dan menyebabkan aliran air meluap ke sejumlah permukiman, fasilitas publik, dan kawasan bersejarah.BPBD Medan juga mencatat peningkatan debit air di titik-titik drainase yang tidak mampu menahan volume air saat puncak hujan.Baca juga: 8 Oleh-oleh Khas Medan yang Manis, Ada Bika Ambon dan Bolu MerantiAir awalnya menggenangi halaman depan sebelum akhirnya merembes ke dalam bangunan melalui celah pintu dan lantai.Beberapa bagian lantai ubin, furnitur kayu, dan sejumlah koleksi lama mengalami risiko kerusakan akibat paparan air.Dalam unggahan yang dibagikan keluarga besar keturunan pendiri museum melalui media sosialnya, disebutkan bahwa ini merupakan kejadian pertama kalinya sejak bangunan itu berdiri pada akhir abad ke-19.Baca juga: Tragedi Karbala pada Bulan Muharram, Terbunuhnya Cucu Rasulullah di Medan PerangTjong A Fie Mansion merupakan salah satu rumah berkonsep heritage yang mencerminkan sejarah multikultural Medan.Berdasarkan Kompas.com, mansion ini dibangun antara tahun 1895 dan selesai pada tahun 1900 oleh Tjong A Fie yang merupakan tokoh penting yang berperan dalam perkembangan ekonomi, sosial, dan budaya kota Medan pada masa kolonial.Rumah besar ini memadukan elemen arsitektur Tionghoa, Melayu, dan Eropa, dibangun dengan prinsip feng shui, dan memiliki koleksi benda bersejarah yang kini menjadi daya tarik wisatawan lokal maupun asing.Sejak dibuka untuk publik pada tahun 2009, mansion ini menjadi salah satu titik wisata sejarah yang mencerminkan identitas Medan sebagai kota dengan warisan budaya yang kaya.Setelah air mulai surut, pengelola museum bersama tim keluarga melakukan pembersihan tahap awal dengan memindahkan koleksi yang rentan air ke lokasi lebih aman.Tiang kayu, struktur lantai, serta ornamen bangunan kini dalam tahap pemeriksaan untuk memastikan tidak terjadi kerusakan permanen.BPBD Medan menyampaikan bahwa tim kebencanaan masih melakukan pendataan dampak banjir di bangunan publik dan fasilitas bersejarah sebagai bagian dari upaya pemulihan awal.
(prf/ega)
135 Tahun Tak Pernah Terendam Banjir, Tjong A Fie Mansion Alami Kerusakan akibat Banjir Medan
2026-01-12 04:43:57
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 05:20
| 2026-01-12 05:15
| 2026-01-12 04:29
| 2026-01-12 04:25
| 2026-01-12 03:30










































