Pensiun Tenang dan Aman: Ini Tips Cara Menyiapkan Dana Hari Tua Sejak Dini

2026-01-16 14:10:31
Pensiun Tenang dan Aman: Ini Tips Cara Menyiapkan Dana Hari Tua Sejak Dini
– Biaya hidup terus meningkat dari tahun ke tahun, sementara usia produktif manusia ada batasnya. Ketika memasuki masa pensiun, penghasilan aktif berhenti, tetapi kebutuhan harian tetap berjalan.Karena itu, menyiapkan dana hari tua sejak dini adalah langkah penting agar masa pensiun lebih tenang dan mandiri.Sayangnya, banyak orang baru menyadari pentingnya dana pensiun saat sudah mendekati usia pensiun. Padahal, semakin awal mulai merencanakan, semakin ringan beban finansial yang harus ditanggung di masa depan.Baca juga: Cara Menabung Emas di Pegadaian untuk Pemula, Keuntungan, dan SyaratnyaSetiap fase kehidupan memiliki tantangan finansial yang berbeda. Saat muda, sebagian kebutuhan ditanggung orang tua. Memasuki dunia kerja, seseorang mulai membiayai hidup sendiri bahkan keluarga.Namun ketika pensiun tiba, penghasilan rutin berhenti, sedangkan pengeluaran tetap ada, mulai dari makanan, tempat tinggal, kesehatan, hingga kebutuhan sosial.Pertanyaannya, bagaimana memenuhi kebutuhan hidup saat sudah tidak bekerja? Jawabannya adalah dengan menyiapkan dana pensiun sejak masih berada di usia produktif.Baca juga: 5 Tips Investasi untuk Gaji Pas-pasan agar Tetap Bisa CuanPerencanaan keuangan membantu seseorang menyeimbangkan kebutuhan masa kini dan masa depan. Secara umum, kebutuhan finansial terbagi menjadi tiga kategori:Selain itu, dana darurat menjadi komponen wajib. Dana darurat membantu menghadapi risiko seperti sakit, kehilangan pekerjaan, atau musibah. Idealnya, jumlahnya mencapai 3–6 kali pengeluaran bulanan, dan lebih besar jika sudah berkeluarga.Baca juga: Susah Mau Menabung? Coba Cara IniPemilihan instrumen bisa disesuaikan dengan tujuan, jangka waktu, dan profil risiko. Berikut beberapa pilihan:1. Instrumen jangka pendek dan menengahAman dengan bunga lebih tinggi dari tabungan. Tenor fleksibel 1–12 bulan. Namun, pencairan sebelum jatuh tempo biasanya dikenakan denda.Instrumen investasi ritel yang dijamin pemerintah. Mulai dari Rp 1 juta, cocok untuk pemula, dengan pilihan seperti ST, SBR, ORI, dan SR.Likuid, bisa dicairkan kapan saja, dan minim risiko.Baca juga: Rahasia Kelola Gaji untuk Wujudkan Financial Freedom2. Instrumen jangka panjangCocok untuk persiapan pensiun rutin. Iuran disetor selama produktif dan bisa dicairkan bulanan saat pensiun.


(prf/ega)

Berita Lainnya

Berita Terpopuler

#2

Sekretariat Satgas PASTI, Hudiyanto, mengatakan sejak IASC beroperasi pada 22 November 2024 hingga 11 November 2025, lembaga itu telah menerima 343.402 laporan penipuan. Laporan tersebut menunjuk 563.558 rekening yang terkait aktivitas penipuan, di mana 106.222 rekening telah diblokir.Dari keseluruhan laporan, total kerugian yang dilaporkan korban mencapai Rp 7,8 triliun, sementara upaya pemblokiran dana berhasil menahan Rp 386,5 miliar.“Sejak awal beroperasi di tanggal 22 November 2024 sampai dengan 11 November 2025, IASC telah menerima 343.402 laporan penipuan. Total rekening terkait penipuan yang dilaporkan ke IASC sebanyak 563.558 rekening dengan 106.222 rekening telah dilakukan pemblokiran,” ujar Hudiyanto lewat keterangan pers, Sabtu .Baca juga: Penipuan AI Deepfake Kian Marak, Keamanan Identitas Digital Diuji“Adapun total kerugian dana yang dilaporkan oleh korban penipuan sebesar Rp 7,8 triliun dengan dana yang telah berhasil diblokir sebesar Rp 386,5 miliar,” paparnya. Menurut Hudiyanto, angka-angka itu memperlihatkan sejauh mana pelaku memanfaatkan platform digital untuk menjerat korban, mulai dari pinjaman online alias pinjol ilegal hingga tawaran investasi palsu, sehinggga penindakan masif diperlukan untuk melindungi konsumen.Sebagai bagian dari penindakan, Satgas PASTI kembali memblokir 776 aktivitas dan entitas keuangan ilegal, yang terdiri atas 611 entitas pinjaman online ilegal, 96 penawaran pinjaman pribadi (pinpri), dan 69 tawaran investasi ilegal.

| 2026-01-16 13:32