Industropolis Batang Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Investor China

2026-01-11 03:21:22
Industropolis Batang Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Investor China
JAKARTA, – Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang, atau PT KITB, memperkuat kerja sama strategis dengan industri electric vehicle (EV) dan alat kesehatan melalui pertemuan bisnis di Shanghai, China, pada 24–26 November 2025. Pertemuan ini bertujuan menarik investasi asing dan memperluas kemitraan untuk menjadikan Indonesia pusat produksi global.Kegiatan yang difasilitasi Indonesia Investment Promotion Center (IIPC) Beijing ini menghadirkan delegasi PT KITB, yang dipimpin oleh Direktur Pemasaran dan Pengembangan Bisnis Indri Septa Respati, serta perusahaan-perusahaan strategis dari China di sektor otomotif, energi baru, manufaktur komponen presisi, dan alat kesehatan.“Melalui forum ini, kami ingin memastikan bahwa Indonesia tidak hanya menjadi pasar bagi produk EV dan alat kesehatan, tetapi juga menjadi pusat produksi global yang kompetitif. KEK Industropolis Batang siap menjadi lokomotifnya,” kata Indri Respati melalui keterangannya, dikutip Senin .Baca juga: Ambisi Prabowo Jadikan KEK Batang seperti Shenzen ChinaDalam pertemuan ini, fokus pembahasan meliputi penguatan rantai pasok industri EV, mulai kendaraan listrik, baterai, komponen otomotif presisi, hingga platform kendaraan kecil-menengah, serta teknologi manufaktur seperti ultrasonic welding dan injection molding.Di sisi industri alat kesehatan, delegasi Indonesia berdiskusi dengan perusahaan dan investor yang bergerak dalam produksi perangkat medis dan teknologi pendukungnya.Industropolis Batang menekankan posisi strategisnya sebagai kawasan industri terintegrasi dengan insentif fiskal dan nonfiskal SEZ (Special Economic Zone), infrastruktur siap pakai, akses logistik nasional, konektivitas ke pelabuhan internasional, serta ekosistem industrial city yang mencakup hunian, komersial, dan fasilitas pendukung.“IIPC Beijing berkomitmen menjadi jembatan antara industri China dan peluang investasi di Indonesia. Shanghai menjadi pintu strategis untuk mempertemukan investor dengan kawasan potensial seperti Industropolis Batang,” tambah Direktur IIPC Beijing Rizaldi Indra Janu.Baca juga: KEK Batang Gandeng Perusahaan China, Kembangkan Kawasan Mirip ShenzhenSebagai informasi, KEK Industropolis Batang, anggota Holding BUMN Danareksa, berlokasi di Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Kawasan ini memiliki tiga kegiatan utama yakni industri dan pengolahan, logistik dan distribusi, serta pariwisata.Dengan infrastruktur berstandar internasional dan akses langsung ke tol Trans Jawa, pelabuhan, dan bandara, KEK ini dirancang untuk mendorong investasi berkelanjutan sekaligus menciptakan ekosistem industri modern yang memperkuat daya saing nasional.


(prf/ega)