Bahaya, Jangan Pernah Tidur di Mobil dengan AC dan Mesin Menyala

2026-01-12 03:31:52
Bahaya, Jangan Pernah Tidur di Mobil dengan AC dan Mesin Menyala
SOLO, - Perjalanan jarak jauh menggunakan mobil pribadi bisa cukup melelahkan, sehingga pada kondisi tertentu mengharuskan pengendara istirahat dalam kondisi darurat.Namun, istirahat atau tidur di dalam mobil tak pernah aman, terutama dengan air conditioner (AC) dan mesin menyala dan kendaraan berhenti.Imun, pemilik bengkel Spesialis Ford Trucuk Klaten mengatakan saat mesin hidup maka mobil akan menghasilkan asap knalpot atau gas buang, dan itu beracun.Baca juga: Agar Liburan Aman, Cek Kesehatan Aki Mobil Anda!“Tidur di dalam mobil dengan pintu dan jendela rapat, AC menyala, dan mesin hidup, kerap dijumpai, terutama saat di parkiran, atau perjalanan, tapi sebenarnya ini sangat berisiko,” ucap Imun kepada , Minggu .Secara logika, ketika semua pintu dan jendela tertutup rapat, saluran masuk udara luar di selektor AC mati, maka hanya udara di dalam kabin saja yang akan bersirkulasi.“Harapannya seperti itu, tak ada udara luar masuk ke dalam kabin, tapi faktanya, gas buang bisa saja masuk lewat celah-celah kecil di bodi dan sasis mobil, khususnya saat mobil berhenti, ini bahaya,” ucap Imun.Baca juga: Tanda Drive Belt Mobil Sudah Waktunya DigantiFreepik Ilustrasi lampu kabin mobil menyalaSebagai gambaran, bila memang bodi mobil itu rapat, seharusnya ketika mobil melewati genangan banjir, air tak akan bisa masuk ke dalam kabin, tapi nyatanya bisa masuk.Hal itu menjadi bukti bahwa zat cair bisa masuk ke dalam kabin mobil. Terlebih lagi gas buang yang bersifat lebih fleksibel dan bebas, sudah pasti lebih mudah menembus celah-celah kecil bodi mobil.“Meski sistem di mobil sudah cukup lengkap seperti adanya katalis, dan pembakaran lebih sempurna, bukan berarti gas buang bisa dihirup bebas oleh manusia, tetap ada emisinya meski lebih kecil,” ucap Imun.Baca juga: Siap-siap Masuk “Hall of Fame”, Rambu Tol Tampilkan Mobil NgebutDok. Tangkapan Layar Akun FB Aibara Ree Petugas melakukan evakuasi keempat jenazah dalam mobil di ruas Jalan Tol Pejagan-Pemalang, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Kamis .Ketika mesin dalam kondisi kurang prima, dan pemakaian BBM tak sesuai rekomendasi pabrikan. Maka peluang gas buang lebih pekat meningkat, karena adanya pembakaran tak sempurna.“Itu bisa meningkatkan peluang risiko, maka dari itu sebaiknya, tidur di dalam mobil dengan mesin hidup dihindari,” ucap Imun.Hardi Wibowo, pemilik bengkel Spesialis Nissan - Honda Yogyakarta mengatakan kebanyakan orang berpikir aman dan lebih nyaman, ketika istirahat di dalam mobil dengan menghidupkan AC dan mesin menyala.Baca juga: Persiapan Mobil Liburan: Cek 7 Komponen Pentingrodajayapontianak.com ilustrasi embun di kaca mobil“Sebenarnya itu berbahaya, meski jendela dan pintu tertutup rapat, ada risiko keracuanan dan taruhannya nyawa,” ucap Hardi kepada , belum lama ini.AC mobil hidup, selalu membutuhkan mesin menyala agar embusan angin terasa sejuk. Namun, kondisi ini sebenarnya ada risiko karena mesin selalu menghasilkan gas buang.“Salah satunya gas buang tak berbau dan tak berwarna yang mematikan karbon monoksida (CO), meski jendela tertutup rapat, sifat gas bisa masuk lewat lubang kecil kabin, terhisap oleh blower AC dan akhirnya mengisi ruang kabin secara perlahan,” ucap Hardi.Baca juga: Kesalahan Umum Pengemudi Mobil Listrik yang Harus DihindariToyota Astra doc. Ilustrasi asap knalpot


(prf/ega)