Gibran Ingin Tidak Ada Lagi Warga Papua yang Berobat ke Luar Kota

2026-01-12 05:14:58
Gibran Ingin Tidak Ada Lagi Warga Papua yang Berobat ke Luar Kota
JAKARTA, - Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming berharap tidak ada lagi masyarakat Papua yang pergi berobat ke luar kota.Gibran menyampaikan ini saat memimpin rapat pleno Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP) di Gedung Keuangan Negara Manokwari, Papua Barat, Selasa ."Ini harapannya nanti ke depan warga Papua yang membutuhkan perhatian pasien-pasiennya tidak perlu diterbangkan lagi ke Makassar. Bisa ditangani semua di sini," kata Gibran dalam paparannya.Gibran menceritakan, hasil pengecekannya di Jayapura, sudah banyak rumah sakit dengan fasilitas modern dan lengkap.Baca juga: 2 Kali ke Papua, Wapres Gibran: Presiden Beri Perhatian Khusus untuk Pembangunan PapuaOleh karenanya, ia berharap tidak lagi masyarakat setempat jauh-jauh berpergian untuk mendapat perawatan jika sakit."Bulan lalu saya sudah berkunjung ke rumah sakit yang ada di Jayapura, saya kira persiapannya sudah cukup baik. Alat-alatnya lengkap semua di situ, ada CT scan, MRI, head lab, mammography, digital panoramic, dokter spesialisnya sudah lengkap," ujarnya.Berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029, pemerintah berencana membangun 24 rumah sakit tipe C di wilayah Papua.Gibran pun menekankan sejumlah indikator yang harus diperhatikan demi mewujudkan program Papua Sehat.Baca juga: Gibran Kunker ke Manokwari, Disambut Warga hingga Tarian Tradisional Papua"Umur harapan hidup, prevalensi stunting, jumlah rumah sakit, jumlah puskesmas, jumlah peserta yang sudah dilayani oleh program cek kesehatan gratis. Ini nanti ke depan harus jadi perhatian kita semua," imbuh dia.Selain sektor kesehatan, ia juga menyorot soal pendidikan di Papua yang juga harus diperhatikan."Papua produktif, angka kemiskinan, pengangguran terbuka, pertumbuhan ekonomi, inflasi, serapan belanja. Ini mohon jadi atensi Bapak-Ibu semua," ucap dia.Dalam rapat yang sama, ia ingin jajaran BP3OKP dan Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua memiliki skala prioritas agar anggaran daerah yang ada bisa terasa manfaatnya di masyarakat.Baca juga: Gibran soal Budi Arie Mau Merapat Gerindra: Keputusan Tepat"Jadi kalau anggarannya fokus, itu nanti ke depan pengawasannya juga bisa lebih mudah. Misalnya mungkin kita ambil salah satu saja, Papua Tengah. Kita keroyok ini nanti masalah pendidikan. Bisa kita intervensi bersama," kata Gibran."Kita keroyok dengan program MBG, revitalisasi sekolah, KIP, beasiswa, bus sekolah. Ini nanti jadi perhatian kita bersama," sambung dia.


(prf/ega)