Dilanda Banjir dan Longsor, Aceh Tamiang Butuh Bantuan Logistik-Listrik

2026-01-14 21:03:35
Dilanda Banjir dan Longsor, Aceh Tamiang Butuh Bantuan Logistik-Listrik
Aceh Tamiang menjadi salah satu daerah paling parah yang dihantam banjir dan tanah longsor. Warga membutuhkan bantuan logistik hingga air bersih.Dilansir detikSumut, pada Selasa (2/12/2025) kondisi jalanan penuh lumpur serta aktivitas warga lumpuh. Berdasarkan video diperoleh detikSumut, banyak mobil terparkir di jalan Simpang 4 Rantau Bukit Tempurung, Kota Kuala Simpang yang berlumpur.Suasana di sana tampak sepi. Pemotor hanya bisa melintas secara pelan di sela-sela mobil yang jalannya berlumpur.Sementara di lokasi lain, ketinggian banjir merendam perkampungan mencapai atap rumah warga. Banjir juga merendam pendopo Aceh Tamiang.Baru 2 dari 12 kecamatan di Aceh Tamiang yang bisa diakses, sementara sisanya masih lumpuh. Berdasarkan data sementara, banjir menyebabkan 22 orang meninggal dunia."Kondisi Aceh Tamiang saat ini masih belum kondusif dari 12 kecamatan baru 2 kecamatan yang bisa terakses. Itupun harus melewati lumpur-lumpur tinggi," kata Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang Agusliayana Devita kepada detikSumut, Selasa (2/12/2025).Menurutnya, kondisi di Aceh Tamiang saat ini masih kekurangan logistik. Bantuan yang sangat dibutuhkan di antaranya sembako, perlengkapan bayi, genset, serta alat berat."Masih banyak yang dibutuhkan, bantuan logistik, kemudian jaringan listrik, air bersih, jaringan komunikasi itu putus total. Tidak bisa terakses apapun di sini," jelas Devi.Baca selengkapnya di sini. Tonton juga video "Logistik Habis, Warga Aceh Ngungsi ke Medan Numpang Pesawat Hercules"[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

YouTube menyediakan laman Family Center untuk membantu orangtua memantau penggunaan YouTube akun anak-anak mereka. Di laman itu, terdapat pilihan untuk menambahkan profil YouTube Kids dan akun YouTube anak remaja mereka, sebagai akun yang diawasi.Laman Family Center sering digunakan oleh orangtua dengan anak berusia di bawah 18 tahun. Di laman ini, ada pengingat Take a Break dan Bedtime yang sudah aktif secara otomatis untuk pengguna berusia di bawah 18 tahun.Pengingat Take a Break adalah notifikasi yang mengingatkan pengguna untuk beristirahat sejenak dari melihat layar HP, sedangkan Bedtime adalah notifikasi yang mengingatkan anak bahwa waktu tidur mereka akan tiba dan mereka harus bersiap-siap untuk beristirahat.Sebagai pelengkap dua hal tersebut, pada akhir tahun ini, YouTube berencana untuk memperluas fitur Shorts Daily Time Limit pada orangtua.Ayah dan ibu yang menggunakan akun yang memiliki akun yang akan diawasi, bisa secara proaktif menetapkan batas durasi menjelajah feed YouTube Shorts yang tidak bisa diabaikan.Ini merupakan tambahan dari hal lain yang sudah kami miliki yaitu pengingat 'Taking a Break' dan 'Bedtime', tutur Graham.Baca juga: Jangan Biasakan Anak Main HP Sebelum Tidur, Ini Dampaknya Dok. Freepik/Freepik Orangtua bisa gunakan fitur Shorts Daily Time Limit agar anak tidak lupa waktu menonton YouTube Shorts. Terkait fitur pembatasan durasi menjelajah feed YouTube Shorts, Graham mengatakan, hal ini bisa membantu anak memahami regulasi waktu penggunaan platform digital mereka.Jadi, ketika anak-anak scrolling Shorts, aplikasi akan 'menyundul' mereka (memberi notifikasi), yaitu intervensi kecil yang menurut pakar perkembangan anak penting dalam pengaturan diri anak-anak, tutur dia.Anak-anak tetap diizinkan untuk memegang kendali akan akun YouTube untuk mengakses feed YouTube Shorts, tapi mereka tidak akan lupa waktu seperti sebelumnya.Melalui fitur Shorts Daily Time Limit yang sudah diatur oleh orangtua, anak jadi paham bahwa mereka hanya boleh mengakses YouTube Shorts berapa lama, sehingga lambat laun sudah terbiasa dan dengan sendirinya bisa mengatur waktu mereka di YouTube.Baca juga: Jangan Biasakan Anak Makan Sambil Main HP, Ini Kata Psikolog

| 2026-01-14 20:52