Jakarta - Kementerian Ekonomi dan Kreatif (Kemenkraf) RI menyelenggarakan Diskusi Persiapan Festival Literasi Nasional di Hotel Ambhara, Jakarta Selatan, Kamis .Agenda ini digelar untuk menghimpun ide dan masukan dari berbagai pemangku kepentingan guna memperkuat ekosistem literasi di Indonesia.Diskusi tersebut menghadirkan para penulis, penerbit, komunitas literasi, pelaku ekonomi kreatif, serta perwakilan lembaga pemerintah terkait. Mereka diharapkan dapat berkolaborasi menciptakan inovasi dan program literasi yang berdampak luas.AdvertisementDirektur Penerbitan dan Fotografi Kemenkraf, Iman Santosa, dalam pembukaan acara menyampaikan bahwa forum tersebut merupakan langkah awal persiapan Festival Literasi Nasional 2026."Forum hari ini hadir untuk membahas persiapan awal Literasi Nasional, Festival Literasi Nasional 2026. Sebuah ruang bersama yang kita rancang untuk menghimpun gagasan, memetakan tantangan, dan memperkuat kerja kolaboratif,” ucap Iman.Menurut Iman, meskipun kegiatan literasi di Indonesia semakin banyak, pihaknya tetap membutuhkan saran dan kritik dari berbagai elemen agar penguatan literasi dapat berjalan lebih inklusif dan berkelanjutan.“Kami berkomitmen untuk mendorong penguatan ekosistem literasi yang inklusif dan berkelanjutan. Festival Literasi Nasional 2026 diharapkan menjadi momentum kolaborasi kreatif yang memperkuat budaya baca dan inovasi dalam industri perbukuan di tanah air,” ujarnya.Iman menekankan bahwa penguatan literasi memerlukan peran dan kolaborasi seluruh lapisan masyarakat, bukan persaingan antar komunitas. Masukan dari forum diskusi ini, kata dia, akan menjadi pijakan penting untuk menentukan arah program yang lebih komprehensif.“Jadi kita tidak perlu bersaing satu sama lain, tapi kita harus memperkuat. Nah ini kita butuh masukan dari Bapak-Ibu, kira-kira apa sih yang belum tercakup di dalam hal ini,” tuturnya.Festival Literasi Nasional rencananya digelar pada semester I tahun 2026 agar tidak berbenturan dengan agenda literasi lain seperti Indonesia International Book Fair pada Oktober dan Book of Writers pada November.“Saya pikir dari sisi waktu mungkin kita mengisi di bulan di semester 1, sehingga tidak bertabrakan dengan jadwal yang sudah mapan,” jelas Iman.Ia menambahkan bahwa festival akan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pembaca hingga ilustrator buku, karena peran ilustrator sering terabaikan meski memiliki kontribusi besar dalam dunia perbukuan.“Mungkin hal lain adalah bagaimana kita memperkuat, ya tadi mengisi ruang-ruang kosong mungkin dari sisi pembacanya yang kita libatkan, atau misalkan dari ilustrator, ataupun hal-hal lain,” katanya.
(prf/ega)
Festival Kemenkraf Gelar Festival Literasi Nasional 2026, Bakal Libatkan Penulis, Penerbit hingga Ilustrator
2026-01-12 04:15:15
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 04:10
| 2026-01-12 03:46
| 2026-01-12 02:54
| 2026-01-12 02:34
| 2026-01-12 02:18










































