HAT YAI, - Banjir Thailand yang melanda Kota Hat Yai, Provinsi Songkhla memunculkan pemandangan ekstrem yang menyita perhatian publik.Dalam video yang viral, warga terlihat meniti kabel listrik untuk menyelamatkan diri dari kepungan air bah.Air meluap hingga menutupi atap rumah dan memutus seluruh jalur evakuasi darat. Kondisi tersebut memaksa sebagian warga mencari cara ekstrem untuk keluar dari lokasi terdampak banjir.Baca juga: Banjir dan Longsor Renggut 350 Nyawa di Asia Tenggara, Indonesia-Thailand Mulai PemulihanDalam video yang diunggah pengguna Facebook bernama Kang Namthip, terlihat tiga pria berjalan di atas kabel listrik yang menggantung tinggi.Mereka tampak berpegangan satu sama lain untuk menjaga keseimbangan saat bergerak ke tempat yang lebih aman.“Tolong kasihani kami. Masih banyak orang yang menunggu, berharap bisa keluar. Air sudah sampai lantai dua dan terus naik. Tolong bantu. Saya tidak bisa menghubungi unit mana pun,” tulis Namthip dalam unggahan pada Rabu , seperti dikutip dari The Sun Malaysia.Namthip mengaku terjebak bersama warga lainnya di kawasan Ponphichai Road, dekat Wat Phuttikaram. Lokasi ini disebut sebagai salah satu wilayah yang paling terdampak banjir.???????? Thaïlande | Catastrophe ???? À Hat Yai, après des inondations dévastatrices, des habitants tentent de fuir en s’accrochant aux câbles électriques. ???? Une image choc qui illustre la gravité de la catastrophe et le manque d’infrastructures de secours. #Thaïlande… pic.twitter.com/n8Z0nOFXs2Dalam unggahan lainnya, Namthip membagikan suasana warga yang bertahan di atap rumah. Di bawahnya, arus deras menghanyutkan puing bangunan dan merendam jalan.“Semua orang harus mencari cara untuk mendapatkan makanan,” tulisnya.Video tersebut pun viral dan ditonton jutaan kali, memicu desakan dari warganet Thailand agar pemerintah dan tim penyelamat bergerak lebih cepat dalam merespons situasi darurat.THAI NEWS PIX/ARNUN CHONMAHATRAKOOL via AFP Foto dari atas yang diambil pada 26 November 2025 menunjukkan banjir merendam kendaraan di Hat Yai, Provinsi Songkhla, Thailand selatan setelah hujan deras selama berhari-hari. Puluhan ribu orang di Thailand mengungsi, jalan-jalan terendam, rumah-rumah terendam, dan setidaknya 34 orang tewas, kata pihak berwenang pada 26 November. Pemerintah Thailand telah menetapkan Provinsi Songkhla sebagai zona bencana. Hujan ekstrem yang melanda wilayah ini menyebabkan sedikitnya 126 orang tewas dan ribuan lainnya terjebak banjir.Ketinggian air di sejumlah lokasi mencapai dua meter. Di Hat Yai saja, curah hujan tercatat mencapai 335 milimeter dalam sehari, tertinggi dalam 300 tahun terakhir.“Otoritas menyatakan 162 orang meninggal di tujuh provinsi, termasuk 126 di Songkhla,” ujar juru bicara Pemerintah Thailand, Siripong Angkasakulkiat, seraya menyebut penyebab kematian termasuk banjir bandang, tersengat listrik, dan tenggelam.Baca juga: Warga Thailand Kesal, Polisi Malah Bikin Foto AI Selamatkan Korban BanjirDirektur Pusat Perubahan Iklim dan Bencana Universitas Rangsit, Seree Supratid, menyebut sekitar 150.000 orang di Hat Yai saat ini terjebak banjir.Adapun laporan dari Reuters menyebut lebih dari 2,1 juta warga di sembilan provinsi Thailand selatan terdampak. Sebanyak 13.000 orang telah mengungsi ke tempat penampungan darurat.
(prf/ega)
Banjir Thailand Setinggi 2 Meter, Warga Meniti Kabel Listrik untuk Mengungsi
2026-01-11 04:02:14
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 03:07
| 2026-01-11 01:33
| 2026-01-11 01:29










































