BEKASI, - Banjir rob terus merendam dua desa di Kabupaten Bekasi sejak Rabu hingga Minggu , tanpa tanda-tanda surut.Desa yang terdampak adalah Samudra Jaya di Kecamatan Tarumajaya dan Hurip Jaya di Kecamatan Babelan.Saiful (35), warga Kampung Sembilangan, Desa Samudra Jaya, menyatakan banjir rob sudah berlangsung selama lima hari dengan ketinggian air mencapai 80 cm.Meskipun kondisi itu terus berlanjut, warga memilih tetap bertahan di rumah masing-masing.“Kalau untuk saat ini kondisi banjirnya sekarang itu banjir rob, banjir laut, puncaknya kemarin di hari Jumat , ketinggian air variasi soalnya kontur tanah beda beda. Kalau di dekat rumah saya sekira 50 Cm, tapi kalau di ujung paling dalam bisa sampai 80 Cm,” kata Saiful saat ditemui di lokasi, Minggu , dikutip dari Tribunnews.Baca juga: Mengenal Depok Blind Thrust, Sesar Aktif di Selatan Jakarta yang Berpotensi Picu GempaSaiful menambahkan, banjir rob memang bukan fenomena baru bagi wilayah Samudra Jaya.Namun, intensitas kejadian meningkat sepanjang 2025 hingga delapan kali, berbeda dibandingkan tahun 2024 dan 2023 yang hanya terjadi dua kali.“Satu tahun ini 2025 mungkin bisa mencapai delapan kali, beda sama tahun sebelumnya,” ujarnya.Banjir ini tidak hanya mengganggu aktivitas sehari-hari, tetapi juga menimbulkan masalah kesehatan. Sejumlah warga mengeluhkan gatal-gatal dan demam akibat terendam air.Baca juga: Ternyata Ini yang Bikin Tanggul Muara Baru BocorMusala di sekitar lokasi juga tidak bisa digunakan, sementara kegiatan belajar di sekolah sempat dihentikan karena gedung ikut terendam. Petani tambak pun mengalami kerugian akibat gagal panen.Saiful berharap Pemerintah Kabupaten Bekasi dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat segera meninjau wilayah terdampak dan memberikan solusi agar kejadian serupa tidak berulang.Hingga lima hari berlalu, warga mengaku belum menerima bantuan apa pun.“Warga berharap pemerintah dan instansi lainnya juga turun meninjau. Kami butuh solusi jangan sampai lingkungan ini langganan banjir terus menerus,” ucap Saiful.Baca juga: Siska Korban Pinjol, Bagaimana Utang Kecil Menjadi Beban Besar?Kepala Dusun III Desa Samudra Jaya, Nurhasan, menyebut sekitar 300 Kepala Keluarga atau 600 jiwa terdampak banjir rob.Ia menegaskan belum ada bantuan yang masuk hingga Minggu dan berharap pemerintah segera menyalurkan bantuan.“Harapannya masyarakat dapat bantuan untuk perikanan tambak, obat obat gratis atau sembako,” kata Nurhasan.Artikel ini telah tayang di Tribunbekasi.com dengan judul “Banjir Rob Melanda Tarumajaya Bekasi Tak Surut Lima Hari, 300 KK Terjebak Genangan Air Laut”
(prf/ega)
Sudah 5 Hari Banjir Rob Rendam 2 Desa di Bekasi, Aktivitas Warga Lumpuh
2026-01-12 03:15:11










































