Warga Aceh Tamiang Kibarkan Bendera Putih, Ini Respons Gubernur Mualem

2026-01-17 00:30:58
Warga Aceh Tamiang Kibarkan Bendera Putih, Ini Respons Gubernur Mualem
– Pengibaran bendera putih marak terlihat di berbagai ruas jalan di Aceh.Aksi tersebut menjadi simbol kondisi darurat yang dihadapi warga akibat banjir berkepanjangan.Masyarakat mengaku tidak lagi sanggup menangani dampak bencana dan membutuhkan bantuan segera.“Masyarakat menyerah dan butuh bantuan. Kami tidak sanggup lagi,” ujar Bahtiar, warga Alue Nibong, Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, Minggu .Mengutip Kompas.id, warga menilai penanganan bencana di Sumatera, khususnya di Aceh, berjalan lamban. Kekecewaan itu kemudian diwujudkan melalui pengibaran bendera putih di berbagai lokasi.Bendera putih terlihat memenuhi sejumlah jalan di wilayah Aceh Timur. Selain itu, simbol tersebut juga dikibarkan di sepanjang jalur nasional Banda Aceh–Medan hingga Kabupaten Aceh Tamiang.Sudah tiga pekan sejak banjir melanda kawasan tersebut, namun bantuan yang masuk dinilai masih minim. Dalam keterbatasan, warga berinisiatif saling membantu dan mendirikan dapur umum secara mandiri.Baca juga: Bendera Putih di Tanah RencongPersediaan bahan makanan yang ada kini semakin menipis. Kondisi tersebut membuat sebagian warga mengalami kelaparan.“Masyarakat di sini sudah tidak sanggup. Bendera putih ini tanda kami menyerah oleh keadaan,” kata Zamzami, warga lainnya.Juru bicara Gerakan Rakyat Aceh Bersatu, Masri, menyatakan masyarakat benar-benar tidak sanggup menghadapi dampak bencana yang begitu besar. Karena itu, mereka mendesak Presiden Prabowo Subianto menetapkan bencana di Sumatera sebagai bencana nasional.Jika tuntutan tersebut tidak dipenuhi, Masri menyebut masyarakat akan turun ke jalan pada 16 Desember 2025.“Seluruh gerakan sipil di Aceh akan bersatu untuk aksi di jalan, mulai dari Langsa, Aceh Tamiang, Aceh Timur, Lhokseumawe, dan semua kabupaten lain di Aceh untuk menuntut pemerintah pusat menetapkan bencana Sumatera sebagai bencana nasional,” ujarnya.Baca juga: Mendagri Akan Cek Kabar Warga Aceh Kibarkan Bendera PutihMenurut Masri, penetapan status bencana nasional diperlukan agar Presiden Prabowo dapat mengambil langkah penanganan darurat secara terpadu.Dengan status tersebut, diharapkan ada tambahan bantuan logistik, tenaga medis, alat berat, serta kebutuhan vital lainnya karena kemampuan daerah dinilai tidak mencukupi.Selain itu, masyarakat berharap pemerintah pusat segera melakukan pendataan kerusakan secara menyeluruh sebagai dasar relokasi, rekonstruksi, dan rehabilitasi.


(prf/ega)

Berita Lainnya

Berita Terpopuler

#5

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-01-16 23:30