Realisasi BLT Tembus 90 Persen, Tambahan 3,2 Juta Keluarga Penerima Manfaat Cair Hari Ini

2026-01-15 20:56:55
Realisasi BLT Tembus 90 Persen, Tambahan 3,2 Juta Keluarga Penerima Manfaat Cair Hari Ini
Jakarta - PT Pos Indonesia (Persero) memperlihatkan kemampuannya dalam mendistribusikan bantuan negara.Hingga Senin , realisasi penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesejahteraan Sosial (Kesra) secara nasional telah menembus angka 90 persen, dengan total 12.589.581 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang telah menerima haknya."Capaian ini tidak hanya mencerminkan kecepatan, tetapi juga ketangguhan jaringan distribusi PT Pos Indonesia dalam menjangkau seluruh wilayah, termasuk area-area strategis di Pulau Sumatera yang sempat menjadi sorotan," ujar Vice President Penyaluran Dana Andi Rosa Moh Ramdan, melalui keterangan tertulis, Senin .AdvertisementDia menjelaskan, salah satu sorotan utama dalam periode penyaluran kali ini adalah tingginya angka realisasi di Pulau Sumatera."Meski pun terdapat catatan mengenai 111 ribu KPM yang berada di wilayah terdampak bencana di pulau ini, PT Pos Indonesia berhasil memastikan proses penyaluran dana tetap berjalan dengan performa prima," terang Andi.Dia memaparkan, provinsi Aceh mencatatkan angka realisasi yang sangat impresif sebesar 91%, setara dengan rata-rata kinerja provinsi di Pulau Jawa.Capaian positif serupa juga diikuti oleh provinsi tetangga lainnya yakni Sumatera Barat 89%, lalu Lampung 88%, Sumatera Selatan 86%, dan Sumatera Utara 86%."Data ini menegaskan bahwa kondisi lapangan di wilayah bencana tidak menyurutkan kinerja penyaluran. PT Pos Indonesia berhasil menjaga konsistensi layanan sehingga masyarakat di wilayah tersebut tetap dapat menerima bantuan tepat waktu," ucap Andi. 


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Hans Patuwo bukan sosok baru di lingkungan GoTo. Ia telah bekerja hampir delapan tahun di ekosistem Gojek, GoPay, dan GoTo. Ia bergabung dengan Gojek pada 2018 sebagai Chief Operating Officer, dengan fokus pada penguatan operasional dan ekosistem mitra driver.Pada 2021, Hans dipercaya memimpin unit bisnis yang kemudian berkembang menjadi GoTo Financial. Di posisi tersebut, ia mengawasi peluncuran layanan pinjaman dan pengembangan aplikasi GoPay, yang kini menjadi salah satu platform fintech terbesar di Indonesia.Baca juga: KPPU Denda TikTok Rp 15 Miliar Karena Telat Lapor Akuisisi TokopediaAwal 2024, Hans ditunjuk sebagai Chief Operating Officer GoTo dan bertanggung jawab atas strategi grup serta proyek migrasi cloud perusahaan. Perannya kembali diperluas pada Juli 2025, ketika ia dipercaya sebagai Presiden On-Demand Services.Sebelum bergabung dengan Gojek, Hans memiliki pengalaman internasional dengan bekerja di Amerika Serikat, China, dan Singapura. Ia juga pernah menjabat sebagai Partner di firma konsultan manajemen global McKinsey.YouTube.com/Gojek Goto, layanan Gojek dan Tokopedia.Penunjukan CEO baru ini terjadi di tengah sorotan pasar terhadap arah strategis perusahaan hasil merger antara Gojek dan Tokopedia itu.Berdasarkan laporan Bloomberg, saham GoTo tercatat naik sekitar 20 persen sepanjang kuartal ini di Bursa Efek Indonesia, mengungguli kinerja sejumlah perusahaan ride-hailing dan pengantaran global.Kenaikan saham tersebut terjadi menjelang Rapat Umum Pemegang Saham yang menjadi momen penting bagi arah strategis perusahaan, termasuk persetujuan pengangkatan Hans Patuwo sebagai CEO baru.Meski saham GoTo menguat, valuasi perusahaan masih jauh dari masa awal IPO. Kapitalisasi pasar GoTo kini berada di bawah 5 miliar dollar AS, turun drastis dari puncaknya yang sempat menembus 30 miliar dollar AS pada 2022.

| 2026-01-15 20:10