– Bukannya segera diangkut, tumpukan sampah yang menggunung di kolong flyover Ciputat, Jalan Ir H Juanda, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Provinsi Banten, justru hanya ditutupi terpal berwarna biru.Penutupan tersebut dilakukan meski bau sampah masih menyengat dan mengganggu aktivitas warga sekitar, terutama pelaku usaha makanan di lokasi itu.Baca juga: Lurah Cipayung Sebut Sampah di Kolong Flyover Ciputat Dibuang Warga Luar WilayahPemilik warung makan di seberang tumpukan sampah, Agus Warsojeniawan (57), mengatakan terpal baru dibentangkan pada Minggu pagi oleh petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tangsel bersama pihak Kecamatan Ciputat dan Kelurahan Cipayung."Sempat ngobrol sama ini cuma katanya untuk mengurangi dampak bau ini," ujar Agus saat ditemui di kolong flyover Ciputat, Tangerang Selatan, Minggu .Namun, menurut Agus, langkah tersebut tidak menyelesaikan persoalan utama karena sampah tetap dibiarkan menumpuk.Baca juga: Tumpukan Sampah di Kolong Flyover Ciputat Hanya Ditutupi Terpal, Tak Kunjung Diangkut"Ditutup saja, tapi sampahnya tidak diangkut," kata dia.Akibatnya, bau tak sedap masih kerap tercium hingga ke dalam warungnya, terutama saat angin bertiup./INTAN AFRIDA RAFNI Tumpukan sampah di Kolong Flyover Ciputat ditutupi terpal untuk mengurangi dampak bau sekaligus agar tidak ada warga yang membuang sampah sembarangan di sana, Minggu .Kondisi itu berdampak langsung pada penurunan omzet usahanya dalam sepekan terakhir.Agus menyebut banyak pelanggan memilih membungkus makanan daripada makan di tempat."Dari omzet aja yang biasa katakanlah sampai Rp 3 juta, mungkin Rp 2,5 juta. Mungkin penurunannya sekitar 20-30 persen kayaknya," jelas dia.Tak hanya bau, tumpukan sampah juga mulai dipenuhi belatung, yang semakin membuat pelanggan tidak nyaman.Agus berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret dengan mengangkut sampah tersebut./INTAN AFRIDA RAFNI Lurah Cipayung, Dini Nurlianti saat kerja bakti untuk menutup tumpukan sampah di Kolong Flyover Ciputat, Tangerang Selatan, Minggu .Lurah Cipayung, Dini Nurlianti, menjelaskan bahwa penutupan dengan terpal dilakukan karena lokasi tersebut bukan tempat pembuangan sampah.Menurut dia, sampah belum bisa diangkut lantaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang masih ditutup sementara."Sementara ini Cipeucang kan sedang ditutup. Kalau untuk diangkut, kita nunggu Cipeucang dulu baru nanti kita angkut," jelas dia.
(prf/ega)
Bukannya Diangkut, Tumpukan Sampah di Ciputat Tangsel Malah Ditutupi Terpal
2026-01-12 05:11:58
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 05:17
| 2026-01-12 04:21
| 2026-01-12 04:18
| 2026-01-12 03:30










































