Psikolog Ungkap Kondisi AL, Anak 12 Tahun yang Bunuh Ibu di Medan, Tak Temukan Trauma dan Tenang

2026-01-14 05:26:29
Psikolog Ungkap Kondisi AL, Anak 12 Tahun yang Bunuh Ibu di Medan, Tak Temukan Trauma dan Tenang
MEDAN,  - Psikolog Forensik, Irna Minauli mengungkapkan kondisi psikologis AL (12) pasca insiden yang meregang nyawa ibunya, F (42), dengan 26 tusukan.Irna menjelaskan, sempat memeriksa kondisi AL kurang dari seminggu pasca kejadian. Hasilnya, ia belum menemukan tanda-tanda traumatik."Anak terlihat pendiam, tenang, mampu menjawab pertanyaan dengan runtut. Secara keseluruhan terlihat cukup terkendali dan lebih matang dibandingkan anak seusianya," kata Irna kepada Kompas.com melalui saluran telepon pada Selasa .Baca juga: Anak Umur 12 Tahun Bunuh Ibu di Medan dengan Sadis, Apa Mungkin? Irna tidak menemukan adanya impulsivitas atau ketidakmampuan mengendalikan dorongan. Artinya, AL cukup terkendali dan tidak ada gangguan mental yang tampak."Tanda-tanda traumatik seperti post-traumatic stress disorder atau accute stress disorder tidak tampak selama pemeriksaan," ucap Irna."Anak memperlihatkan kesedihan dan penyesalannya tapi tidak sampai menimbulkan trauma," tambahnya.Baca juga: Penjelasan Psikolog soal Game Kekerasan yang Picu Anak Bunuh Ibu di MedanMeski begitu, Irna menjelaskan bahwa ada kemungkinan AL mengalami delay trauma atau secondary trauma, sebab banyak yang bertanya sehingga membangkitkan pengalaman traumatis."Ya (secara umum) bisa berminggu atau berbulan kemudian," ujar Irna.Ia menyebutkan, anak yang mengalami trauma biasanya ditandai dengan mimpi buruk, adanya lintasan ingatan atas peristiwa tersebut, serta ketakutan ketika memikirkan atau berada di lokasi kejadian.Baca juga: Anak Bunuh Ibu di Medan, Psikolog: Pelaku Sakit Hati Kakaknya DipukuliAL dan korban tidur di kasur bagian atas. Sedangkan kakak AL tidur sendirian di kasur bagian bawah. Di sisi lain, suami korban beristirahat di lantai dua.Pada Rabu sekitar pukul 04.00 WIB, AL terbangun dan memandangi korban yang sedang terlelap tidur.Baca juga: Polisi Tak Temukan DNA Ayah di TKP Anak Bunuh Ibu di Medan "Adik (AL) mengambil pisau, membuka bajunya, dan melukai korban," kata Calvijn saat menggelar konferensi pers di Polrestabes Medan pada Senin .Akibatnya, korban mendapati 26 luka tikam. Lalu, sang kakak terbangun karena ditimpa oleh AL. Ia amat terkejut melihat AL menikam ibunya berkali-kali.Dia lekas merampas pisau AL dan membuangnya dalam kamar. Tangan kakak sempat tersayat. AL beranjak ke dapur untuk mengambil pisau kecil.Baca juga: Kapolrestabes: Obsesi Anak Bunuh Ibu di Medan dari Game dan Anime Saat AL hendak masuk ke kamar lagi, sang kakak langsung menutup pintu sehingga pisau yang dipegang AL terjatuh.Panik melihat ibunya bersimbah darah, sang kakak berlari ke lantai dua untuk membangunkan ayahnya. AL turut menyusul ke lantai dua, dengan kondisi sudah mengenakan baju, dan memeluk ayahnya.Lalu ketiganya turun ke lantai satu. Kakak dan bapak mengecek kondisi korban. Sedangkan AL terduduk lemas di sofa ruang tamu.Baca juga: Trauma Berat, Kakak dari Anak yang Bunuh Ibu di Medan Alami Gangguan Stres Akut"Kondisi korban masih hidup dan meminta dipanggil ambulans," ucap Calvijn.Korban sempat pula meminta minum dan segera dipenuhi kakak. Suami korban pun segera menelpon Rumah Sakit Columbia.Menunggu ambulans, korban kembali dibaringkan di tempat tidur. Beberapa menit kemudian, ambulans datang, sekitar pukul 05.40 WIB, namun korban didapati sudah meninggal dunia.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Sementara Samsung Music Studio 5 hadir dengan ukuran lebih ringkas. Speaker ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio mumpuni tanpa mengganggu tampilan ruangan. Music Studio 5 mendukung koneksi WiFi dan Bluetooth, layanan streaming, serta kontrol suara.Kedua speaker WiFi Music Studio juga dirancang agar mudah diintegrasikan dengan soundbar dan TV Samsung, sebagai bagian dari ekosistem audio terpadu.Samsung juga meningkatkan teknologi Q-Symphony, yang memungkinkan TV, soundbar, dan speaker WiFi bekerja sebagai satu sistem audio. Pengguna dapat menghubungkan hingga lima perangkat audio sekaligus, dengan sistem yang menyesuaikan suara berdasarkan tata letak ruangan.Selain itu, Samsung juga memperkenalkan jajaran ekosistem audio terbaru mereka dari lini soundbar Q Series.Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah membentuk evolusi audio rumah melalui teknologi akustik canggih, fitur cerdas, dan desain yang dipikirkan secara matang, ungkap Hun Lee, Executive Vice President Visual Display Business Samsung Electronics, dikutip KompasTekno dari halaman resmi Samsung. Kami melanjutkan warisan tersebut dengan perangkat audio generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan performa suara yang kaya dan ekspresif di setiap ruang dan momen, lanjut dia. Salah satu produk utama dalam ekosistem audio terbaru ini adalah soundbar flagship HW-Q990H.Baca juga: Ketika HP Lipat Tiga Samsung Galaxy Z TriFold Dibuka-Tutup Barbar 200.000 Kali...Soundbar ini hadir dengan sistem 11.1.4-channel yang menggabungkan soundbar utama, speaker belakang, dan subwoofer aktif. Samsung juga menambahkan teknologi Sound Elevation agar terdengar lebih natural, serta fitur Auto Volume untuk menjaga konsistensi suara di berbagai jenis konten.Soundbar ini juga dibekali fitur berbasis AI untuk memperluas bidang suara. Lewat fitur ini, Samsung mengeklaim pengalaman audio yang dihadirkan setara dengan sistem home theater profesional, tetapi tetap ringkas untuk penggunaan di rumah.Selain itu, Samsung memperkenalkan All-in-One Soundbar HW-QS90H. Soundbar ini bisa dipasang di dinding atau diletakkan di atas meja. Sensor di dalamnya akan menyesuaikan arah suara secara otomatis sesuai posisi perangkat. Dengan sistem 7.1.2-channel dan 13 speaker, soundbar ini mampu menghasilkan bass yang dalam tanpa perlu subwoofer tambahan.

| 2026-01-14 02:58