Nelayan Pantai Songka Palopo Pergoki Pelaku Bom Ikan, Satu Perahu Diamankan

2026-01-16 10:32:57
Nelayan Pantai Songka Palopo Pergoki Pelaku Bom Ikan, Satu Perahu Diamankan
PALOPO, – Sejumlah nelayan Pantai Songka, Kelurahan Takkalala, Kecamatan Wara Selatan, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, mengamankan satu unit perahu dayung kecil berwarna hijau yang diduga digunakan pelaku penangkapan ikan dengan bahan peledak atau bom ikan, Senin sekitar pukul 10.00 Wita.Perahu tersebut ditemukan di sekitar Pantai Songka dan dicurigai kuat sebagai milik pelaku pengeboman ikan yang hendak beraksi di perairan Palopo.Salah seorang nelayan setempat, Rustam, mengatakan dirinya bersama sejumlah nelayan melihat dua unit perahu kayu datang dari arah laut Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu.Tak lama kemudian, mereka mendengar suara ledakan yang diduga berasal dari aktivitas pengeboman ikan.“Setelah terdengar ledakan, kedua perahu itu bergeser ke wilayah laut Palopo, tepatnya di sekitar Pos Pantau Kelautan. Kami bersama nelayan lain mencoba mendekati dan mengejar menggunakan perahu, tetapi para pelaku melarikan diri dengan dua kapal dan meninggalkan satu perahu dayung kecil berwarna hijau,” kata Rustam, Senin.Baca juga: Polda Sulsel Bekuk 18 Tersangka Kasus Bom Ikan, Detonator Diselundupkan dari MalaysiaPerahu yang ditinggalkan pelaku kemudian diamankan dan ditarik ke pinggir Pantai Songka oleh para nelayan.Berdasarkan pengamatan warga, jumlah pelaku diperkirakan sekitar 10 orang dan diduga berasal dari Kabupaten Luwu.Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Wara Selatan IPTU Yusran Sa’buran bersama Perwira Pengawas (Pawas), personel Pamapta, dan piket fungsi mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan awal.Polisi selanjutnya berkoordinasi dengan Bagian Pengawasan Kelautan Provinsi Sulawesi Selatan untuk penanganan lebih lanjut.“Dari informasi yang dihimpun, aktivitas pengeboman ikan di wilayah tersebut diduga kerap terjadi saat kondisi air laut surut, terutama pada siang hari ketika sebagian besar nelayan tidak melaut,” ucap Yusran.Baca juga: Pelaku Teror Bom Ikan di Pasuruan Terungkap, Berlatar Kesal dan Sakit HatiYusran menegaskan aktivitas pengeboman ikan dapat merusak ekosistem laut dan membahayakan keselamatan nelayan.Warga juga mengkhawatirkan potensi terjadinya bentrokan atau tindak kekerasan terhadap nelayan yang berupaya menghalau aksi ilegal tersebut.“Kami tidak akan mentolerir praktik penangkapan ikan secara ilegal. Kami mengapresiasi keberanian dan kepedulian para nelayan yang telah membantu mengamankan barang bukti. Penangkapan ikan dengan bom merupakan tindak pidana serius karena merusak ekosistem laut dan membahayakan keselamatan masyarakat,” ujarnya.Saat ini, barang bukti berupa satu unit perahu kecil berbahan fiber berwarna hijau telah diamankan di Polsek Wara Selatan untuk kepentingan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-01-16 08:36