Sejarah Hadiah Nobel, Warisan Alfred Nobel dan Pengaruhnya untuk Dunia

2026-01-12 04:51:57
Sejarah Hadiah Nobel, Warisan Alfred Nobel dan Pengaruhnya untuk Dunia
- Setiap tanggal 10 Desember, dunia memperingati pemberian Hadiah Nobel yang didirikan oleh Alfred Nobel. Hadiah ini merupakan penghargaan tertinggi bagi mereka yang telah memberikan kontribusi besar bagi umat manusia.Berdasarkan wasiatnya, Alfred Nobel mendirikan hadiah ini sebagai warisan untuk mendorong kemajuan sains dan perdamaian dunia, meskipun perjalanan mewujudkan visinya tidaklah mudah.Lantas, bagaimana sejarah Hadiah Nobel yang tahun ini diberikan pada Rabu ?Baca juga: Abdus Salam, Ilmuwan Pakistan Penerima Nobel FisikaDilansir dari laman resmi Nobel Peace Prize, Alfred Nobel menandatangani wasiat pada 27 November 1895. Wasiat itu mengatur pembagian kekayaannya setelah kematiannya. Dalam wasiat tersebut, Nobel mengarahkan sebagian besar hartanya yang berjumlah 31,5 juta kronor (setara Rp 50,4 miliar pada masa kini) untuk mendanai penghargaan tahunan. Penghargaan itu pun dikenal dengan Hadiah Nobel. Hadiah ini dibagi menjadi lima kategori: fisika, kimia, kedokteran, sastra, dan perdamaian. Salah satu bagian menarik dalam wasiat ini adalah bahwa Hadiah Nobel Perdamaian diberikan kepada individu atau organisasi yang telah berkontribusi pada perdamaian dunia dan pengurangan jumlah tentara tetap."Seluruh harta saya yang masih dapat dijual akan diinvestasikan dalam surat berharga yang aman, dan bunga dari dana tersebut akan diberikan setiap tahun kepada mereka yang telah memberikan manfaat terbesar bagi umat manusia," bunyi wasiat Alfred Nobel, 27 November 1895.Baca juga: 5 Tokoh Dunia yang Memperoleh Nobel PerdamaianAlfred Nobel lahir pada 21 Oktober 1833 di Stockholm dan dikenal sebagai penemu dinamit. Sejak muda, Nobel menunjukkan minat besar dalam ilmu pengetahuan dan bahasa. Pada 1867, ia berhasil mematenkan dinamit, yang kemudian menjadikannya salah satu orang terkaya pada masa itu. Meskipun demikian, Nobel merasa berat karena penemuan ini digunakan dalam peperangan, yang akhirnya mendorongnya untuk mendirikan Hadiah Nobel sebagai cara untuk memberi kontribusi positif bagi umat manusia.Baca juga: Sejarah Nobel PerdamaianSetelah kematian Nobel pada 1896, wasiatnya memicu sengketa hukum dengan keluarga Nobel, yang tidak sepakat dengan pembagian kekayaan tersebut.Namun, pada akhirnya, Nobel Foundation didirikan pada 1900 untuk mengelola dana yang diwariskan Nobel. 


(prf/ega)

Berita Terpopuler