Cerita Tim Medis Abdurrab di Lokasi Bencana Tapsel: Senyum Mereka Kekuatan Kami

2026-01-16 16:12:58
Cerita Tim Medis Abdurrab di Lokasi Bencana Tapsel: Senyum Mereka Kekuatan Kami
RIAU, - Tim medis Universitas Abdurrab Pekanbaru, Riau, memberikan layanan kesehatan kepada korban banjir di Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara (Sumut).Selama bertugas, tim medis merasakan keprihatinan mendalam melihat kondisi masyarakat terdampak."Banyak warga datang tidak hanya dengan keluhan kesehatan fisik, tetapi juga membawa beban emosional akibat kehilangan rumah, harta benda, dan rasa aman," ungkap Arnila Melina, tim pelaksana kegiatan, kepada Kompas.com melalui pesan WhatsApp, Selasa .Baca juga: Kejar Target Pasang Lantai Jembatan Bailey Tapsel, TNI Percepat Pemulihan Jalur PascabencanaDi tengah suasana duka, Arnila menyaksikan keteguhan dan semangat para korban untuk bangkit."Senyum yang perlahan kembali muncul, doa yang dipanjatkan bersama, serta kebersamaan di posko, menjadi kekuatan tersendiri bagi kami sebagai tenaga kesehatan," kata Arnila.Ia menambahkan, kehadiran tim medis di posko tidak hanya untuk memberikan pelayanan medis, tetapi juga untuk mendampingi, menguatkan, dan memastikan masyarakat tidak merasa sendirian dalam proses pemulihan.Baca juga: Lapor ke Dasco, Bupati Gayo Lues Angkat Tangan untuk Biayai Rekonstruksi BencanaPelayanan kesehatan kepada korban banjir merupakan program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang terdiri dari dosen dan mahasiswa kedokteran Universitas Abdurrab.Berbagai kegiatan dilaksanakan sejak 22 hingga 25 Desember 2025, meliputi pengecekan kesehatan, pemberian obat herbal, pemeriksaan dan Intervensi Neuromuscular Taping (NMT) untuk pemulihan fungsi gerak tubuh, serta trauma healing kepada anak-anak di sekolah darurat.Pascabencana, warga banyak mengeluhkan gangguan pencernaan, batuk dan pilek, kelelahan, nyeri otot dan sendi, serta penurunan daya tahan tubuh."Kegiatan kami ini sebagai upaya mendukung pemulihan warga pascabencana," ungkap Arnila.Seluruh kegiatan didukung pembiayaan dari Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Direktorat PPM (DPPM), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Perubahan Anggaran Dasar dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap ketentuan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (UU BUMN). Salah satu implikasi penting dari penyesuaian tersebut adalah perubahan nama perseroan, dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk menjadi PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk.Sementara itu, pelimpahan kewenangan persetujuan RKAP 2026 dan RJPP 2026-2030 kepada Dewan Komisaris dijalankan dengan tetap mengedepankan mitigasi risiko serta prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, mengatakan seluruh keputusan RUPSLB merupakan bagian dari konsolidasi tata kelola perseroan agar semakin adaptif terhadap regulasi dan tantangan bisnis ke depan.Baca juga: Dana Rp 2,5 Miliar Digelontorkan, PGN Percepat Bantuan Banjir Aceh–Sumut“Penyesuaian yang disetujui pemegang saham bertujuan memastikan keselarasan anggaran dasar Perseroan dengan ketentuan regulasi yang berlaku, sekaligus memperkuat kejelasan peran, mekanisme pengambilan keputusan, dan akuntabilitas pengelolaan perusahaan secara berkelanjutan,” ujar Fajriyah.PGN menilai, langkah strategis yang diputuskan dalam RUPSLB ini mencerminkan komitmen kuat perusahaan dalam menjaga kepastian regulasi, memperkokoh struktur tata kelola, serta memastikan keberlanjutan kinerja jangka panjang. Upaya tersebut sejalan dengan mandat PGN sebagai subholding gas di bawah PT Pertamina (Persero), khususnya dalam mendukung ketahanan dan transisi energi nasional.

| 2026-01-16 14:43