JAKARTA, - Jelang rapat pleno Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), mantan Sekretaris Jenderal PBNU Syaifullah Yusuf atau Gus Ipul memastikan dirinya tidak akan menjadi Penjabat (Pj) Ketua Umum PBNU."Oh enggak, kalau saya sudah pasti enggak. Jangan berspekulasi," kata Ipul kepada wartawan di Kantor Kementerian Sosial di Jakarta Pusat, Selasa .Rapat pleno penetapan Pj Ketum PBNU yang rencananya bakal digelar hari ini. Dirinya bersedia menerima posisi apapun di PBNU."Sudah kita serahkan. Saya terus terang, saya enggak banyak yang bisa saya sampaikan ya. Intinya kalau itu saya bilang saya serahkan ke kiai-kiai. Buat saya sih posisi di mana itu enggak ada masalah," kata Ipul.Baca juga: Wasekjen PBNU Tepis Gus Yahya: Pleno Pilih Pj Ketum Tetap Digelar 9 DesemberIpul menjawab dirinya tidak pantas jika menjabat posisi tersebut menggantikan Yahya Cholil Staquf."Kan sudah bilang enggak pantas, bukan potongannya," tuturnya.Untuk saat ini, Gus Ipul tidak mau terlalu dalam terlibat dalam konflik internal organisasi dan memilih menyerahkan penyelesaiannya kepada para kiai."Jadi sudah kita serahkan ke kiai, saya enggak mau berpolemik, saya enggak mau berspekulasi, kita serahkan ke Kiai," ucapnya.Baca juga: PBNU Diklaim Gelar Rapat Pleno pada 9 Desember 2025, Apa Agendanya?Rapat menyatakan Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya diberhentikan untuk menindaklanjuti hasil. Surat edaran yang dibuat 25 November 2025 itu menyatakan Gus Yahya tak lagi menjabat Ketum PBNU sejak 26 November 2025 dan diminta melepas segala atributnya sebagai Ketua Umum.Selain menyatakan Gus Yahya diberhentikan, surat itu juga menyebut Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar akan mengambil tampuk kepemimpinan sementara di PBNU.PBNU pun diklaim akan menggelar rapat pleno pada 9 Desember 2025 untuk menetapkan Pj Ketua Umum (Ketum) yang baru.Rapat pleno bakal dihadiri secara lengkap oleh unsur kepengurusan PBNU, yakni Mustasyar, A’wan, Syuriyah, Tanfidziyah, serta seluruh pimpinan lembaga dan badan otonom (Banom) PBNU."Insyaallah. Salah satu agendanya adalah penetapan Pj Ketum PBNU," ujar Ketua PBNU Moh Mukri, dalam keterangannya, Jumat .Baca juga: Begini Respons Gus Yahya dan Syuriah PBNU Usai Pertemuan dengan Sesepuh NUSecara terpisah, Gus Yahya menegaskan bahwa posisinya hingga kini masih menjabat sebagai Ketua Umum PBNU.Dia menegaskan, hasil Muktamar ke-34 pada 2021 yang menetapkan dirinya sebagai Ketua Umum PBNU tidak dapat diubah kecuali melalui Muktamar selanjutnya."Posisi saya sebagai Ketua Umum Tanfidziyah Pengurus Besar NU dan Mandataris Muktamar ke-34 tahun 2021 di Lampung tetap tidak dapat diubah kecuali melalui Muktamar. Ini sangat jelas dan tanpa tafsir ganda di dalam sistem konstitusi dan regulasi NU, baik AD/ART maupun aturan-aturan lainnya," kata Gus Yahya, di kantor PBNU, Jakarta, 3 Desember lalu.
(prf/ega)
Jelang Rapat Pleno PBNU, Gus Ipul Pastikan Tak akan Jadi Pj Ketum
2026-01-12 06:36:53
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 07:01
| 2026-01-12 05:58
| 2026-01-12 05:56
| 2026-01-12 04:46










































