Wali Kota Bogor: Kami Kirim Bantuan Sumatera Uang Tunai, Bukan Makanan

2026-01-12 05:00:58
Wali Kota Bogor: Kami Kirim Bantuan Sumatera Uang Tunai, Bukan Makanan
BOGOR, - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, Jawa Barat, memprioritaskan bantuan uang tunai untuk menolong korban terdampak bencana di wilayah Aceh dan Sumatera.Wali Kota Bogor Dedie Rachim mengatakan, saat ini Pemkot Bogor telah mengumpulkan donasi mencapai Rp 1,2 miliar untuk membantu warga Aceh dan Sumatera.Donasi tersebut berasal dari patungan para aparatur sipil negara (ASN) dan bantuan resmi dari pemerintah daerah."Kalau dari Pemkot, yang resmi ya, itu kurang lebih ada Rp 1 miliar dulu. Kemudian yang dari ASN dan juga dari Korpri tadi ada sekitar Rp 100 juta dan Rp 120 juta kalau tidak salah," ucap Dedie, saat diwawancara usai memimpin Apel Solidaritas Kota Bogor Untuk Aceh dan Sumatera, di Balai Kota Bogor, Senin .Baca juga: Pramono: Kami Kirim Bantuan ke Sumatera Tanpa Harus Tampil di PermukaanPrioritas pengiriman bantuan uang tunai ini dilakukan setelah Pemkot Bogor berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).Sebab, penyaluran bantuan non-tunai seperti logistik makanan maupun pakaian masih sulit dijangkau ke titik-titik daerah yang terdampak."Dari konsultasi dengan BNPB, untuk bantuan non-tunai di luar uang cash itu agak sulit ya. Karena transportasi saat ini jangkauannya belum bisa sampai ke titik-titik krusial," sebutnya."Untuk sementara kita kumpulkan bentuknya ini ajalah, uang cash, uang tunai, atau transfer. Kalau kita misalnya kumpulkan mi instan, ngirim ke sananya mungkin lebih mahal biayanya. Atau pakaian, kadang-kadang pakaiannya apakah layak atau tidak," imbuh dia.Selain membuka donasi penggalangan dana, Pemkot Bogor juga telah mengirim beberapa tim relawan yang diterjunkan ke titik bencana.Baca juga: ASN Bogor Galang Dana untuk Korban Bencana Sumatera, Terkumpul Rp 1,2 MiliarTim relawan ini diharapkan dapat sedikit membantu proses kedaruratan yang ada di Aceh dan Sumatera."Kita mengirimkan relawan dan juga tim gabungan dari BPBD yang nantinya mungkin bisa sedikit membantu," pungkasnya.


(prf/ega)