Industropolis Batang Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Investor China

2026-01-12 08:17:59
Industropolis Batang Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Investor China
JAKARTA, – Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang, atau PT KITB, memperkuat kerja sama strategis dengan industri electric vehicle (EV) dan alat kesehatan melalui pertemuan bisnis di Shanghai, China, pada 24–26 November 2025. Pertemuan ini bertujuan menarik investasi asing dan memperluas kemitraan untuk menjadikan Indonesia pusat produksi global.Kegiatan yang difasilitasi Indonesia Investment Promotion Center (IIPC) Beijing ini menghadirkan delegasi PT KITB, yang dipimpin oleh Direktur Pemasaran dan Pengembangan Bisnis Indri Septa Respati, serta perusahaan-perusahaan strategis dari China di sektor otomotif, energi baru, manufaktur komponen presisi, dan alat kesehatan.“Melalui forum ini, kami ingin memastikan bahwa Indonesia tidak hanya menjadi pasar bagi produk EV dan alat kesehatan, tetapi juga menjadi pusat produksi global yang kompetitif. KEK Industropolis Batang siap menjadi lokomotifnya,” kata Indri Respati melalui keterangannya, dikutip Senin .Baca juga: Ambisi Prabowo Jadikan KEK Batang seperti Shenzen ChinaDalam pertemuan ini, fokus pembahasan meliputi penguatan rantai pasok industri EV, mulai kendaraan listrik, baterai, komponen otomotif presisi, hingga platform kendaraan kecil-menengah, serta teknologi manufaktur seperti ultrasonic welding dan injection molding.Di sisi industri alat kesehatan, delegasi Indonesia berdiskusi dengan perusahaan dan investor yang bergerak dalam produksi perangkat medis dan teknologi pendukungnya.Industropolis Batang menekankan posisi strategisnya sebagai kawasan industri terintegrasi dengan insentif fiskal dan nonfiskal SEZ (Special Economic Zone), infrastruktur siap pakai, akses logistik nasional, konektivitas ke pelabuhan internasional, serta ekosistem industrial city yang mencakup hunian, komersial, dan fasilitas pendukung.“IIPC Beijing berkomitmen menjadi jembatan antara industri China dan peluang investasi di Indonesia. Shanghai menjadi pintu strategis untuk mempertemukan investor dengan kawasan potensial seperti Industropolis Batang,” tambah Direktur IIPC Beijing Rizaldi Indra Janu.Baca juga: KEK Batang Gandeng Perusahaan China, Kembangkan Kawasan Mirip ShenzhenSebagai informasi, KEK Industropolis Batang, anggota Holding BUMN Danareksa, berlokasi di Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Kawasan ini memiliki tiga kegiatan utama yakni industri dan pengolahan, logistik dan distribusi, serta pariwisata.Dengan infrastruktur berstandar internasional dan akses langsung ke tol Trans Jawa, pelabuhan, dan bandara, KEK ini dirancang untuk mendorong investasi berkelanjutan sekaligus menciptakan ekosistem industri modern yang memperkuat daya saing nasional.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Sementara Samsung Music Studio 5 hadir dengan ukuran lebih ringkas. Speaker ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio mumpuni tanpa mengganggu tampilan ruangan. Music Studio 5 mendukung koneksi WiFi dan Bluetooth, layanan streaming, serta kontrol suara.Kedua speaker WiFi Music Studio juga dirancang agar mudah diintegrasikan dengan soundbar dan TV Samsung, sebagai bagian dari ekosistem audio terpadu.Samsung juga meningkatkan teknologi Q-Symphony, yang memungkinkan TV, soundbar, dan speaker WiFi bekerja sebagai satu sistem audio. Pengguna dapat menghubungkan hingga lima perangkat audio sekaligus, dengan sistem yang menyesuaikan suara berdasarkan tata letak ruangan.Selain itu, Samsung juga memperkenalkan jajaran ekosistem audio terbaru mereka dari lini soundbar Q Series.Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah membentuk evolusi audio rumah melalui teknologi akustik canggih, fitur cerdas, dan desain yang dipikirkan secara matang, ungkap Hun Lee, Executive Vice President Visual Display Business Samsung Electronics, dikutip KompasTekno dari halaman resmi Samsung. Kami melanjutkan warisan tersebut dengan perangkat audio generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan performa suara yang kaya dan ekspresif di setiap ruang dan momen, lanjut dia. Salah satu produk utama dalam ekosistem audio terbaru ini adalah soundbar flagship HW-Q990H.Baca juga: Ketika HP Lipat Tiga Samsung Galaxy Z TriFold Dibuka-Tutup Barbar 200.000 Kali...Soundbar ini hadir dengan sistem 11.1.4-channel yang menggabungkan soundbar utama, speaker belakang, dan subwoofer aktif. Samsung juga menambahkan teknologi Sound Elevation agar terdengar lebih natural, serta fitur Auto Volume untuk menjaga konsistensi suara di berbagai jenis konten.Soundbar ini juga dibekali fitur berbasis AI untuk memperluas bidang suara. Lewat fitur ini, Samsung mengeklaim pengalaman audio yang dihadirkan setara dengan sistem home theater profesional, tetapi tetap ringkas untuk penggunaan di rumah.Selain itu, Samsung memperkenalkan All-in-One Soundbar HW-QS90H. Soundbar ini bisa dipasang di dinding atau diletakkan di atas meja. Sensor di dalamnya akan menyesuaikan arah suara secara otomatis sesuai posisi perangkat. Dengan sistem 7.1.2-channel dan 13 speaker, soundbar ini mampu menghasilkan bass yang dalam tanpa perlu subwoofer tambahan.

| 2026-01-12 06:48