PURWOREJO, - Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Purworejo mencatat penanganan ratusan laporan warga sepanjang tahun 2025, mulai dari evakuasi ular hingga penanganan tumpahan bahan bakar.Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP dan Damkar Kabupaten Purworejo, Slamet menyatakan, seluruh personel disiagakan 24 jam untuk menindaklanjuti setiap laporan warga."Alhamdulillah, teman-teman selalu siaga 24 jam dan siap merespons setiap laporan warga, baik evakuasi ular, tumpahan solar, maupun kejadian lainnya," ujar Slamet, Selasa .Baca juga: Eri Cahyadi Luncurkan Alat Baru Damkar Surabaya, Termasuk Robot Khusus Area Terpapar KimiaDamkar Purworejo berpedoman pada standar operasional prosedur (SOP) dalam menjalankan tugas.Petugas diwajibkan menggunakan alat pelindung diri (APD) seperti sarung tangan saat menangani evakuasi ular."Peralatan sebenarnya sudah tersedia, namun memang masih perlu penambahan karena jumlahnya belum sepenuhnya mencukupi dengan jumlah personel. Meski begitu, kami pastikan petugas tetap menggunakan APD sesuai standar saat di lapangan," jelasnya.Pihaknya berencana menambah sarana dan prasarana, termasuk APD dan peralatan pendukung lainnya, pada tahun anggaran mendatang.Baca juga: Ular 3 Meter Masuk ke Mesin Perahu Nelayan di Sampang, Damkar Evakuasi Sambil Melawan OmbakSepanjang tahun 2025, jumlah evakuasi ular mencapai sekitar 150 kasus, menjadikannya penanganan nonkebakaran yang paling dominan.Sementara itu, jumlah kasus kebakaran mengalami penurunan menjadi sekitar 50-an kejadian hingga akhir Desember 2025, dibanding 76 kejadian pada 2024."Alhamdulillah, tahun ini jumlah kebakaran menurun. Ini pencapaian yang cukup baik, meskipun tetap harus terus ditekan melalui edukasi dan kesiapsiagaan," ungkap Slamet."Kami terus meningkatkan kemampuan personel melalui disiplin, belajar bersama, dan evaluasi rutin. Kinerjanya sudah bagus dan akan terus kami tingkatkan," tegasnya.Jumlah personel Damkar Purworejo masih terbatas. Idealnya, enam personel per armada, sementara saat ini hanya tersedia tiga personel per pos piket."Secara jumlah memang belum ideal, tetapi kami tetap berupaya memberikan pelayanan sebaik-baiknya. Harapannya ke depan ada penambahan personel," katanya.Seluruh personel telah mengikuti pendidikan dan pelatihan dasar pemadam kebakaran (Diklat Damkar I) serta dibekali pelatihan animal rescue dan teknik vertical rescue. Ke depan, mereka didorong untuk mengikuti Diklat Damkar II."Ke depan, yang perlu terus ditingkatkan adalah pendalaman kemampuan personel serta kelengkapan sarana dan prasarana, agar pelayanan kepada masyarakat semakin maksimal," pungkas Slamet.
(prf/ega)
Di Tengah Keterbatasan, Damkar Purworejo Evakuasi 150 Ular Sepanjang 2025
2026-01-12 07:00:55
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 06:22
| 2026-01-12 05:53
| 2026-01-12 05:14
| 2026-01-12 04:50
| 2026-01-12 04:45










































