Polisi Duga Ada Pembalakan Liar Hutan Sungai Tamiang, Siapa Pelakunya?

2026-01-14 10:56:59
Polisi Duga Ada Pembalakan Liar Hutan Sungai Tamiang, Siapa Pelakunya?
JAKARTA, - Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri menemukan dugaan adanya aktivitas pembalakan liar (illegal logging) di sekitar hulu Sungai Tamiang, Aceh."Informasi awal, di hulu Sungai Tamiang terdapat aktivitas illegal logging dan land clearing oleh masyarakat," kata Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri, Brigjen Mohammad Irhamni, dalam keterangannya, Senin .Baca juga: BERITA FOTO: Banjir Bandang Sisakan Tumpukan Kayu yang Kepung Desa-desa di Aceh TamiangSiapa pelakunya? Brigjen Irhmni menduga aktivitas penebangan liar dilakukan masyarakat.Dari hasil penyelidikan awal, polisi menemukan dugaan penebangan hutan lindung di sepanjang Sungai Tamiang.Dugaan awal menyebut mayoritas penebangan tidak berizin."Penebangan di hutan lindung sepanjang Sungai Tamiang, Aceh Tamiang mayoritas tidak berizin, dan kayu bukan jenis kayu keras," ujar dia.Baca juga: Bareskrim Periksa Saksi dan Sita 27 Kayu Gelondongan dari Banjir TapselBerdasarkan pengusutan awal, penyidik menemukan adanya aktivitas mekanisme panglong kayu."Mekanisme panglong: kayu dipotong, ditumpuk di bantaran, lalu dihanyutkan saat air naik seperti rakit," ucap dia.Selain itu, penyidik juga menemukan indikasi pemotongan kayu menjadi kecil. Hal ini mengakibatkan kayu mudah terbawa banjir."Pada pembukaan lahan, kayu besar sering dipotong kecil agar mudah terbawa saat banjir," tutur dia.Untuk mendalami lebih perinci soal kayu gelondongan yang ada di Sungai Tamiang, Bareskrim akan mengirim satu tim tambahan untuk mengusut hal ini."Proses penyidikan akan difokuskan pada kegiatan illegal logging yang terjadi di sepanjang hulu Sungai Tamiang, Aceh," tutur dia.Selain di Aceh, tim Bareskrim juga melakukan penyelidikan terkait asal-usul kayu gelondongan yang terbawa arus saat banjir di Sumatera Utara dan Sumatera Barat.Diketahui, gelondongan-gelondongan kayu di banjir Sumatera menimbulkan sorotan soal kerusakan lingkungan yang melatarbelakangi banjir besar yang memakan banyak korban di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.Aparat negara pun terlibat menelusuri asal-usul kayu gelondongan yang ada di banjir Sumatera.Baca juga: Menteri LH Sebut Gelondongan Kayu Terseret Banjir Sumatera Bisa DimanfaatkanPenyelidikan yang dilakukan Dittipidter Bareskrim ini dipertegas oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo usai melakukan rapat tertutup dengan Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni.Sigit mengatakan, pihaknya akan mendalami dan mengusut dugaan pembalakan liar yang menyebabkan banjir di Sumatera. “Kami akan melakukan pendalaman terlebih dahulu bersama-sama dengan tim," kata Sigit, Kamis lalu.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-01-14 11:08