Ibu di Banyuwangi Simpan Bayi di Kolong Kasur Sebelum Kubur Diam-diam

2026-01-12 03:42:03
Ibu di Banyuwangi Simpan Bayi di Kolong Kasur Sebelum Kubur Diam-diam
BANYUWANGI, - Kepolisian mengungkap fakta baru terkait kasus S (33), seorang ibu rumah tangga asal Desa Alasbuluh, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, Jawa Timur yang mengubur bayinya sendiri pada Senin sore.Kapolresta Banyuwangi Kombes Rama Samtama Putra mengatakan, S mengaku mengubur bayi perempuannya sehari setelah dilahirkan pada Minggu .S melahirkan sendiri bayinya di kamar rumahnya tanpa bantuan ahli. Sehari kemudian, ia mengubur bayi tersebut di halaman belakang rumahnya."Setelah melahirkan, S membiarkan bayinya dibungkus keset dan meletakkannya di bawah kolong tempat tidur selama 1x24 jam," kata Kombes Rama Samtama Putra, Rabu .Baca juga: Ibu yang Kubur Bayi di Banyuwangi Ditetapkan sebagai Tersangka, Dijerat 3 PasalNamun, polisi belum mengurai apakah bayi tersebut telah meninggal dunia atau masih dalam keadaan hidup saat dikubur. Polisi masih menunggu proses otopsi yang tengah dilakukan.Kepada polisi juga, S mengaku melakukan semua aksinya sendiri dan ia menyesal dengan tindakan yang dilakukan.Meski begitu, S tetap harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di mata hukum.Dia dijerat tiga pasal, yaitu Pasal 305, Pasal 306, dan Pasal 307 KUHP tentang penelantaran anak hingga menyebabkan kematian."Hukuman maksimal sembilan tahun penjara," ucap Rama.Baca juga: Polisi Dalami Dugaan Ibu Kubur Bayi Hidup-hidup di BanyuwangiDari hasil penyelidikan polisi, diketahui bahwa S melahirkan bayi perempuan secara diam-diam di rumahnya.Ia melakukan hal tersebut didasari rasa malu karena sering menjadi pembicaraan orang sekitar dan tidak ingin kehamilannya diketahui oleh warga."Pelaku sudah memiliki empat anak dari tiga kali pernikahan. Ia merasa takut jadi bahan omongan warga karena kembali hamil dan melahirkan," kata Kapolsek Wongsorejo AKP Eko Dharmawan.


(prf/ega)