Tips Mengelola Keuangan ala Bill Gates saat Pasar Bergejolak

2026-01-12 07:35:57
Tips Mengelola Keuangan ala Bill Gates saat Pasar Bergejolak
- Pendiri Microsoft sekaligus Chairman The Gates Foundation, Bill Gates memiliki sejumlah prinsip keuangan yang terus ia terapkan untuk menghadapi penurunan pasar dan ketidakpastian ekonomi.Pengalamannya di dunia teknologi dan filantropi membentuk cara pandangnya bahwa gejolak pasar adalah hal yang tak bisa dihindari, namun bisa dihadapi dengan persiapan dan pola pikir yang tepat.Dilansir dari Investopedia, Bill Gates menekankan pentingnya berpikir jauh ke depan, membangun ketahanan finansial, hingga mengelola pengeluaran secara sadar.Baca juga: Analis Sebut Kerugian Air India Bebani Keuangan Singapore AirlinesGates pernah mengatakan,"Kita selalu melebih-lebihkan perubahan yang akan terjadi dalam dua tahun ke depan dan meremehkan perubahan yang akan terjadi dalam sepuluh tahun"Ia memaknai kalimat itu sebagai pengingat bahwa perubahan besar tidak terjadi dalam hitungan hari atau bulan.Karena itu, reaksi berlebihan terhadap fluktuasi pasar jangka pendek justru dapat mengaburkan tujuan sebenarnya.Bill Gates menekankan pentingnya membangun tujuan keuangan untuk lima hingga sepuluh tahun ke depan. Ia mendorong kebiasaan mengotomasi tabungan serta kontribusi pensiun, dan melakukan evaluasi tujuan setidaknya sekali setahun.Baginya, ketenangan dalam menghadapi volatilitas pasar berawal dari fokus pada rencana jangka panjang.Baca juga: Simpanan di Atas Rp 5 Miliar Tembus Rp 5.462 Triliun, Apa Artinya bagi Pasar Keuangan?Salah satu prinsip yang sering ia sebut adalah “save like a pessimist, invest like an optimist.” Bill Gates menilai bahwa setiap orang perlu memiliki perlindungan dasar berupa dana darurat.Minimal tiga hingga enam bulan pengeluaran pokok disiapkan untuk menghadapi kondisi tak terduga, mulai dari kehilangan pekerjaan hingga biaya perbaikan mendadak.Ia menyarankan dana darurat ditempatkan pada rekening tabungan berbunga tinggi agar nilainya tetap tumbuh.Di sisi lain, ia tetap percaya pada kekuatan investasi jangka panjang. Diversifikasi portofolio menjadi langkah penting agar risiko di satu sektor bisa tertutup oleh peluang di sektor lain.Ia juga menyarankan pemantauan rutin terhadap kinerja perusahaan dalam portofolio untuk memastikan tidak ada satu saham pun yang bisa menyebabkan kerugian besar.Baca juga: Kenalkan Keuangan Negara ke Generasi Muda, Kemenkeu Mengajar Sasar 10 Sekolah di SoloBill Gates selalu menyebut belajar sebagai salah satu kebiasaan yang membentuk cara berpikirnya.Ia mengingat masa ketika mulai terlibat dalam filantropi dan membaca banyak buku untuk memahami isu global yang ingin ia tangani. Kebiasaan membaca ini terus ia pertahankan.


(prf/ega)