Sebulan Pascabencana, 2 Desa di Pesisir Selatan Sumbar Belum Tersentuh Bantuan Alat Berat

2026-01-11 04:07:14
Sebulan Pascabencana, 2 Desa di Pesisir Selatan Sumbar Belum Tersentuh Bantuan Alat Berat
PADANG,  - Sebulan pascabencana banjir bandang, dua nagari atau desa di Pesisir Selatan, Sumatera Barat belum tersentuh bantuan alat berat.Akibatnya material banjir bandang seperti batu, kayu hingga lumpur menutupi akses jalan dan rumah warga."Dua nagari di Bayang Utara yaitu Pancuang Taba dan Limau Gadang hingga sekarang belum ada datang bantuan alat berat," kata Camat Bayang Utara, Pesisir Selatan Darmadi yang dihubungi Kompas.com, Kamis .Baca juga: Abrasi Pesisir Selatan Kulon Progo Makin Parah, Garis Pantai Trisik Mundur Puluhan Meter dalam SetahunDarmadi menjelaskan untuk Nagari Pancuang Taba ada 257 orang yang terdampak banjir bandang itu.Sementara di Limau Gadang ada 243 orang. Bahkan satu kampung yaitu Ngalau Gadang hingga sekarang belum bisa dilewati kendaraan roda empat."Akses ke Ngalau Gadang memang terkendala akibat jembatan putus dan material longsor yang menutupi jalan," kata Darmadi.Jembatan yang putus, kata Darmadi sudah dibuat jembatan darurat dari papan, namu hanya bisa dilewati roda dua."Lalu material longsor belum dibersihkan karena terkendala belum adanya alat berat," jelas Darmadi.Tokoh masyarakat Pesisir Selatan Novermal Yuska menyayangkan lambannya penanganan bencana di Pesisir Selatan.Baca juga: Tiga Minggu Pascabencana, Warga Satu Kampung di Pesisir Selatan Masih Terisolir"Pemerintah sepertinya terfokus untuk Agam dan Padang. Padahal, Pesisir Selatan juga parah," kata Novermal yang juga anggota DPRD Pesisir Selatan itu.Novermal berharap pemerintah dapat segera memberikan perhatian ke Pesisir Selatan, khususnya Bayang Utara agar penanganan pascabencana bisa maksimal."Ini sudah sebulan pascabencana, namun bantuan alat berat belum juga datang untuk Bayang Utara," kata Novermal.


(prf/ega)