Wanti-wanti Prabowo ke Jaksa: Negara Bocor Bisa Kolaps, Jangan Main Sana-sini

2026-02-02 15:58:57
Wanti-wanti Prabowo ke Jaksa: Negara Bocor Bisa Kolaps, Jangan Main Sana-sini
JAKARTA, - Presiden RI Prabowo Subianto mewanti-wanti seluruh jaksa, khususnya Satuan Tugas (Satgas) Penertiban Kawasan Hutan (PKH), agar tidak ragu untuk menindak perusahaan yang melanggar aturan.Dia juga meminta para jaksa tidak mudah dilobi dan dikondisikan oleh para pelanggar."Kita bentuk Satgas (PKH) terdiri dari banyak unsur penegak hukum, laksanakan tugas yang saya berikan. Jangan ragu-ragu, tidak pandang bulu, jangan mau dilobi sini, dilobi sana," kata Prabowo saat berpidato usai menyaksikan penyerahan uang hasil denda atas pelanggaran administratif kawasan hutan di Gedung Bundar Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta Selatan, Rabu .Baca juga: Prabowo ke Jaksa Agung: Mungkin Anda Tak Populer bagi Maling-maling ItuPrabowo mengatakan, negara ibarat badan manusia; jika terus-menerus darahnya bocor, maka badan bisa kolaps."Berkali-kali saya katakan, negara itu ibarat badan, ibarat badan manusia. Kekayaan, uang, uang, dan segala kekayaan itu ibarat darah. Kalau badan manusia tiap hari bocor, bocor, bocor sekian cc, di ujungnya, badan itu kolaps," ujarnya.Mantan Menteri Pertahanan ini mengatakan, hal itu tidak ada bedanya dengan kekayaan negara yang terus diselundupkan ke luar negeri.Baca juga: Prabowo Tulis Pesan di Prasasti Kejaksaan: Jadilah Jaksa yang Berani dan JujurDia mengatakan, negara bisa kolaps karena kerugian-kerugian yang seharusnya bisa dirasakan masyarakat manfaatnya."Negara sama, di ujungnya kekayaan kita bocor, bocor, bocor, dirampok, dicuri, laporan palsu, under invoicing, pejabat disogok, nyelundup, nyelundup keluar, nyelundup ke dalam. Bagaimana negara bisa bertahan?" tuturnya.Prabowo mengatakan, capaian Satgas PKH yang telah kembali menguasai lahan perkebunan seluas 4.081.560,58 hektar atau mencapai lebih dari 400 persen dari target selama 10 bulan terakhir, baru permulaan.Sebab, kata dia, penyimpangan yang terjadi dengan cara menerobos kawasan hutan yang tidak sesuai peruntukkannya sudah berjalan belasan hingga puluhan tahun.Baca juga: Prabowo: Satgas PKH Pendekar Sejati Tanpa Kamera, Influencer, dan Vlogger "Saya kira ini bisa dikatakan baru ujung dari kerugian bangsa dan negara kita. Baru ujung, penyimpangan seperti ini sudah berjalan belasan tahun bahkan puluhan tahun," kata dia.Prabowo mengatakan, penyerobotan dilakukan oleh pengusaha serakah, yang menganut filosofi serakahnomics.Menurut dia, mereka berani melakukannya karena menganggap semua aparat negara bisa disogok.“Ini yang saya sebut dilakukan oleh mereka-mereka yang menganut filosofi dan paham serakahnomics. Berani melecehkan, berani menghina Negara Kesatuan Republik Indonesia, menganggap sepele Pemerintah Republik Indonesia, menganggap pejabat-pejabat di tiap eselon bisa dibeli, bisa disogok, sehingga mereka leluasa berbuat sekehendak mereka," ujar Prabowo.Baca juga: Prabowo: Negara kalau Bocor, Bocor, Bocor maka KolapsBerdasarkan hal tersebut, Prabowo mengingatkan Satgas agar menjadi orang yang berguna untuk masyarakat.“Manusia mati meninggalkan nama. Lebih baik kita nanti dipanggil Tuhan, membela kebenaran, membela rakyat, menyelamatkan masa depan bangsa kita. Kita mulia, kita terhormat, kita pergi, kita menghadap Yang Maha Kuasa dengan ikhlas," ucap Prabowo.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-02-02 13:29