Pakai Airdrop untuk Turunkan Bantuan di Desa Aceh Timur, Andien: Really Guys, Ini Terpaksa

2026-01-12 17:33:33
Pakai Airdrop untuk Turunkan Bantuan di Desa Aceh Timur, Andien: Really Guys, Ini Terpaksa
- Banyak selebritas yang bahu-membahu mengumpulkan donasi untuk meringankan beban masyarakat Aceh usai banjir Sumatera yang menerjang 16 November lalu.Salah satunya adalah Andien Aisyah, yang sudah beberapa kali diberitakan menurunkan bantuan di lokasi bencana Sumatera.Terakhir, Andien menembus Aceh Timur, daerah yang masih terisolasi karena akses belum pulih.Andien pun membagikan kendalanya saat menyalurkan bantuan ke desa-desa terisolasi di Aceh Timur lewat unggahan di media sosialnya..Diketahui, bersama tim KitaBisa, Andien berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk menembus wilayah yang terisolasi akibat terputusnya akses darat dan air dengan menggunakan helikopter.Diberitakan Kompas.com, Selasa, walaupun berhasil menemukan titik koordinat desa tersebut, tetapi penyaluran bantuan sulit dilakukan.  Baca juga: Hidup di Pengungsian, Warga Desa Meuse Bireuen Bertahan dengan Mi Instan dan MBGMenurut Andien, kondisi tanah di lokasi bencana masih lembek dan berlumpur, membuat helikopter tak dapat mendarat dengan aman.“Jadi kami memutuskan untuk hovering dengan sangat rendah untuk bisa memberikan bantuan. Really guys ini nggak punya pilihan lain, huhu," tulisnya dalam unggahan Instagram story, Selasa .  Untungnya, Andien dan tim KitaBisa telah mengantisipasi kondisi tersebut, dengan menyiapkan logistik dengan pengemasan khusus agar tetap aman apabila bantuan terpaksa diberikan melalui udara atau dengan teknik airdropping.Kondisi serupa juga terjadi di kampung selanjutnya, yaitu helikopter sulit mendarat, bahkan bantuan harus diturunkan cukup jauh dari permukiman warga karena medan yang sulit.  Andien berjanji akan kembali ke Aceh, sekuat tenaga membantu para korban banjir Sumatra.  Ia berjanji untuk melanjutkan aksi penggalangan dana dan mendata kebutuhan warga terdampak dari Jakarta. Sebab menurutnya, pemulihan bencana banjir Sumatra ini bukan pekerjaan sebulan dua bulan, melainkan tahunan.  "Hang in there!" tulis Andien menutup unggahannya.Baca juga: Hidup Tanpa Listrik dan Air Bersih Pascabanjir, Warga Pidie Jaya Tetap Jaga Adat Memuliakan TamuSebelumnya diberitakan, Andien sempat mengunjungi Aceh Tamiang untuk menyalurkan bantuan yang telah dikumpulkan melalui Kitabisa.com.Dari sana, Andien melanjutkan perjalanannya menuju Desa Sekumur, daerah terisolir dari Aceh Tamiang yang lumpuh pascabencana.


(prf/ega)