Truk Sumbu 3 Masih Melintas di Tol Saat Nataru, Kakorlantas Koordinasi ke Menhub

2026-01-15 01:40:00
Truk Sumbu 3 Masih Melintas di Tol Saat Nataru, Kakorlantas Koordinasi ke Menhub
Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menyoroti masih banyaknya truk sumbu 3 atau truk besar yang masih melintas di jalan tol selama libur Natal dan tahun baru (Nataru) sampai saat ini. Dia menyayangkan hal tersebut."Tadi kami juga menekankan kembali terkait dengan kendaraan sumbu 3, karena kami mendapatkan laporan masih ada beberapa kendaraan sumbu 3 yang melintas," kata Irjen Agus kepada wartawan di kawasan Cawang, Jakarta Selatan, Kamis (25/12/2025).Irjen Agus langsung berkoordinasi dengan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi untuk menindaklanjuti hal tersebut. Menurutnya, hal ini penting bagi keselamatan para pemudik."Saya sudah koordinasi dengan Pak Menteri Perhubungan untuk kembali menekankan agar kendaraan sumbu 3 untuk sementara tidak melintas dulu di jalan tol," jelasnya."Sehingga keselamatan dan kelancaran bagi masyarakat yang akan melaksanakan kegiatan di akhir tahun ini betul-betul bisa kita berikan secara optimal," imbuhnya.Sementara itu, dia menyebut belum ada insiden besar selama mudik Natal dan tahun baru. Dia berharap hal ini bertahan hingga seluruh masyarakat kembali pulang."Untuk kejadian-kejadian yang menonjol, sampai saat ini dilaporkan nihil. Kita harapkan semuanya bisa berjalan dengan aman, lancar, dan selamat sampai tujuan," ucapnya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Kondisi di Indonesia sangat berbeda. Sejumlah perguruan tinggi besar masih sangat bergantung pada dana mahasiswa. Struktur pendapatan beberapa kampus besar menggambarkan pola yang jelas:Data ini memperlihatkan satu persoalan utama: mahasiswa masih menjadi “mesin pendapatan” kampus-kampus di Indonesia. Padahal di universitas top dunia, tuition hanya berkontribusi sekitar 20–25 persen terhadap total pemasukan.Ketergantungan ini menimbulkan tiga risiko besar. Pertama, membebani keluarga mahasiswa ketika terjadi kenaikan UKT. Kedua, membatasi ruang gerak universitas untuk berinvestasi dalam riset atau membangun ekosistem inovasi. Ketiga, membuat perguruan tinggi sangat rentan terhadap tekanan sosial, ekonomi, dan politik.Universitas yang sehat tidak boleh berdiri di atas beban biaya mahasiswa. Fondasi keuangannya harus bertumpu pada riset, industri, layanan kesehatan, dan endowment.Baca juga: Biaya Kuliah 2 Kampus Terbaik di di Indonesia dan Malaysia, Mana yang Lebih Terjangkau?Agar perguruan tinggi Indonesia mampu keluar dari jebakan pendanaan yang timpang, perlu dilakukan pembenahan strategis pada sejumlah aspek kunci.1. Penguatan Endowment Fund Endowment fund di Indonesia masih lemah. Banyak kampus memahaminya sebatas donasi alumni tahunan. Padahal, di universitas besar dunia, endowment adalah instrumen investasi jangka panjang yang hasilnya mendanai beasiswa, riset, hingga infrastruktur akademik. Untuk memperkuat endowment di Indonesia, diperlukan insentif pajak bagi donatur, regulasi yang lebih fleksibel, dan strategi pengembangan dana abadi yang profesional serta transparan.2. Optimalisasi Teaching Hospital dan Medical Hospitality

| 2026-01-15 01:00