Sopir Bus PO Cahaya Trans Ditahan Usai Sebabkan 16 Penumpang Tewas di Tol Krapyak Semarang

2026-01-12 06:46:54
Sopir Bus PO Cahaya Trans Ditahan Usai Sebabkan 16 Penumpang Tewas di Tol Krapyak Semarang
SEMARANG, - Sopir bus PO Cahaya Trans ditangkap polisi setelah kecelakaan maut di Exit Tol Krapyak, Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin dini hari.Peristiwa tragis ini merenggut nyawa 16 penumpang dan melukai 17 lainnya.Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ribut Hari Wibowo mengatakan, pengemudi bus tersebut merupakan sopir cadangan yang selamat dari kecelakaan."Saat ini pengemudi telah diamankan petugas untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut," kata Ribut saat dikonfirmasi.Baca juga: Update: 16 Orang Tewas dalam Kecelakaan Bus PO Cahaya Trans di Exit Tol Krapyak SemarangSeluruh korban meninggal dunia saat ini sedang dalam proses pemulasaraan jenazah dan identifikasi oleh Tim DVI Biddokkes Polda Jawa Tengah di kamar jenazah RSUD Kariadi.Sementara itu, 17 korban luka dirawat di tiga rumah sakit berbeda, yaitu RS Tugu, RS Colombia, dan RS Elisabeth Semarang."Kami turut berduka cita atas meninggalnya korban dalam peristiwa kecelakaan tersebut, peristiwa ini menjadi keprihatinan bersama," ujar Kapolda.Berdasarkan informasi yang dihimpun dari petugas di lapangan, kecelakaan tunggal ini dialami Bus PO Cahaya Trans yang sedang dalam perjalanan dari Bogor menuju Yogyakarta."Sementara penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan oleh kepolisian," tambah Ribut.Baca juga: 15 Tewas dan 34 Luka-Luka Imbas Kecelakaan Bus PO Cahaya Trans di Tol Krapyak SemarangTim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Tengah telah mendirikan posko pelayanan bagi keluarga korban meninggal dunia di RSUD dr Kariadi.Posko ini berfungsi sebagai pusat informasi dan pendampingan selama proses identifikasi berlangsung."Saat ini Tim DVI sedang melakukan proses identifikasi secara menyeluruh melalui metode post mortem dan ante mortem secara cermat dan profesional. Hal ini untuk memastikan ketepatan identitas sebelum jenazah diserahkan kepada pihak keluarga," jelasnya.Korban Meninggal Dunia (MD) – 16 Orang1. Sadimin (laki-laki, 1968) – Buruh2. Srihono (laki-laki, 1972) – Buruh


(prf/ega)