MA Tolak Kasasi Mario Dandy pada Kasus Pencabulan Mantan Pacar

2026-01-30 22:07:59
MA Tolak Kasasi Mario Dandy pada Kasus Pencabulan Mantan Pacar
JAKARTA, - Mahkamah Agung (MA) menolak kasasi yang diajukan oleh Mario Dandy Satriyo dalam kasus pencabulan terhadap mantan pacarnya, AG.“Amar Putusan, Tolak,” dikutip dari laman resmi MA, Senin .Berkas perkara nomor 10825 K/PID.SUS/2025 ini diputus pada Kamis lalu.Majelis hakim yang mengadili adalah Dwiarso Budi Santiarto selaku ketua majelis hakim.Baca juga: Perjalanan Kasus Mario Dandy, Penganiaya Anak Pengurus GP Ansor yang Kini Dapat RemisiSementara itu, dua hakim anggotanya adalah Yanto dan Achmad Setyo Pudjoharsoyo.Diketahui, pada pengadilan tingkat pertama, Mario Dandy dinilai terbukti melakukan pencabulan terhadap mantan pacarnya, AG.Akibat perbuatannya, Mario Dandy divonis dua tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider 2 bulan penjara.Selain kasus pencabulan, Mario Dandy juga berstatus terpidana dalam kasus penganiayaan terhadap David Ozora.Baca juga: Mengingat Kembali Kasus Penganiayaan oleh Mario Dandy yang Dapat Remisi HUT RIKasus tersebut menjadi viral karena aksi penganiayaan yag dilakukan Mario direkam dan disebarkan di media sosial.Mario Dandy divonis 12 tahun penjara dan membayar uang restitusi Rp 25,1 miliar dalam kasus penganiayaan terhadap David Ozora.Kasus Mario Dandy ini juga menyeret sang ayah, mantan Kepala Bagian Kanwil Ditjen Pajak Jakarta Selatan II Rafael Alun Trisambodo ke penjara.Rafael divonis bersalah dalam kasus gratifikasi yang terbongkar akibat aksi Mario Dandy yang kerap memamerkan kekayaannya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Irwan mengaku bersyukur atas penghargaan yang telah diraih. Ia menekankan bahwa fokus utama perusahaan dimulai dari internal, yaitu kebahagiaan dan kesehatan karyawan, sebelum meluas ke masyarakat.“Ketika saya ditanya dewan juri, saya sampaikan bahwa fokus utama kami adalah membahagiakan dan menjaga kesehatan karyawan terlebih dahulu. Kalau karyawan yang dekat dengan kami saja tidak sehat dan bahagia, bagaimana kami bisa mengurus masyarakat yang lebih luas.” ujar Irwan kepada Kompas.com, Rabu.Irwan menambahkan, penghargaan yang diraih pihaknya  merupakan kerja kolektif seluruh karyawan dan tim.“Persyaratannya sangat banyak, ada 17 goals dan 169 target. Mustahil dicapai tanpa komitmen bersama,” kata Irwan.Pihaknya pun senantiasa mendorong seluruh elemen perusahaan berpartisipasi dalam berbagai upaya pencapaian SDGs, terutama terkait kesejahteraan sosial dan pengentasan kemiskinan.Baca juga: Anggota Komisi IX DPR Kagumi Standar Produksi Sido MunculSido Muncul juga menegaskan komitmennya untuk membantu program nasional, melalui program penanganan stunting dan tidak mengambil bagian dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).“Kami memilih memberikan bantuan berupa dana agar ibu-ibu bisa membeli kebutuhan gizi yang sesuai. Tahun depan kontribusi kami akan ditingkatkan,” katanya./Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat memegang piala penghargaan Terbaik I kategori Badan Usaha Besar Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 berkat keberhasilan program Smartani. Program Smartani yang mengantarkan Sido Muncul meraih juara pertama merupakan inisiatif pemberdayaan masyarakat yang mencakup sektor hulu hingga hilir. Program ini telah diinisiasi sejak 2021 dan menyasar kelompok tani di wilayah Semarang.Saat ini, sedikitnya 3.000 petani dan peternak telah mendapat pendampingan dari Sido Muncul.“Di tingkat hilir, kami membina karyawan untuk menjadi distributor. Sekarang ada sekitar 60 hingga 70 distributor yang dulunya karyawan kami dan kini sudah mandiri,” ungkap Irwan.Baca juga: Hadirkan Terang, Sido Muncul Gelar Operasi Katarak GratisManajer Lingkungan Sido Muncul, Amri Cahyono, menegaskan bahwa komitmen perusahaan terhadap SDGs diwujudkan melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.Ia menyampaikan bahwa perusahaan secara konsisten memperkuat kontribusi terhadap 17 tujuan SDGs.“Program Smartani kami gagas untuk mewujudkan visi perusahaan, yaitu memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Hingga saat ini, Sido Muncul telah memenuhi seluruh 17 tujuan SDGs,” ujarnya.Amri menjelaskan bahwa Smartani di Desa Bergas Kidul, Kecamatan Bergas, Semarang, dikembangkan dengan pendekatan nature-based solution. Implementasinya dimulai dengan social mapping untuk memetakan potensi lokal.“Di desa ini ada kelompok petani alpukat, peternak sapi perah, hingga usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) ‘Mbok Jajan’ yang sebelumnya terdampak Covid-19. Kami memberikan pelatihan agar mereka dapat kembali produktif, dan kini produk mereka sudah memasok ke Sido Muncul,” terang Amri.Baca juga: Konsisten Bantu Tangani Katarak, Sido Muncul Kembali Raih Perdami Award/Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat bersama tim dalam ajang Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 di Jakarta, Rabu .

| 2026-01-30 20:47