BANDA ACEH, - Marissa hampir jatuh pingsan setelah mendorong motornya yang kehabisan bahan bakar minyak (BBM).Mahasiswi Universitas Syiah Kuala (USK) ini tidak menemukan satu kios pun yang menjual minyak eceran kecuali di SPBU.Marissa menceritakan, sepulang dari kampus pada Senin siang, motornya tiba-tiba mati di tengah jalan.Dia kemudian mendorong motor mencari penjual minyak eceran hingga sore hari.Baca juga: Stok BBM Kurang dari 2x24 Jam, RSUD dan Puskesmas di Bener Meriah Terancam LumpuhBeruntung, pada saat itu Marissa ditemani oleh seorang temannya.Di tengah pencarian itu, dia mendapatkan pertolongan dari seorang warga yang memberikan BBM secukupnya secara gratis."Alhamdulillah ada yang tolong, ada Bapak-bapak bersedia kasih minyak agar bisa hidup sampai ke SPBU," kata Marissa pada Kompas.com, Selasa .Marissa kemudian masuk dalam barisan antrean warga di SPBU Lingke, Banda Aceh.Marissa mulai mengantre sejak pukul 19.00 WIB.Namun, setelah lama mengantre, tiba-tiba listrik di SPBU mati."Sekitar pukul 23.15 WIB, saya dijemput oleh abang, lalu motor saya didorong sampai ke rumah," tuturnya sambil menangis.Perjuangan Marissa masih berlanjut.Selasa pagi sekitar pukul 07.00 WIB, dia kembali menghidupkan motor keluar rumah agar bisa mendapatkan BBM lebih cepat.Namun, niatnya untuk memperoleh BBM lebih cepat malah tak sesuai harapan.Baca juga: Pusingnya Warga Medan, Sulit Cari BBM Pasca Banjir: Eceran Rp 25 Ribu Per LiterMarissa terpaksa harus antre lagi dengan kondisi antrean yang sudah panjang dan mengular.
(prf/ega)
Cerita Marissa Antre BBM dari Pagi sampai Sore, Hampir Pingsan Dorong Motor yang Mogok di Aceh
2026-01-12 07:01:25
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 05:57
| 2026-01-12 05:43
| 2026-01-12 04:27
| 2026-01-12 04:25
| 2026-01-12 04:21










































